Breaking News

Kunjungi SMA Muhammadiyah 8 Cerme, Operator Sekolah Se-Gunung Kidul Belajar Pengembangan IT


Rombongan MKOS se-Gunung Kidul saat berkunjung di SMA Muhammadiyah 8 Cerme.

PWMU.CO – Musyawarah Kerja Operator Sekolah (MKOS) SMA se- Kabupaten Gunung Kidul Yokyakarta melakukan kunjungan ke SMA Muhammadiyah 8 Cerme Gresik, Senin (14/11). Maksud kedangan tersebut adalah untuk menimba ilmu tentang pengembangan IT di sekolah.
Kunjungan itu diikuti oleh 23 operator sekolah dan 1 perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gunung Kidul. Ketua MKOS Kabupaten Gunung Kidul Santoso menyampaikan kunjungan operator dan KKdatadik ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan belajar lebih dekat tentang kiat sukses pengisian Dapodik.

Di samping itu, kunjungan tersebut juga untuk mendalami bagaimana sekolah mampu mengembangkan layanan IT di sekolah. Sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan yang dimiliki oleh tiap sekolah. ”Kami hadir bersama teman-teman di sini untuk bisa mendapatkan semangat dan inpirasi pengembangan IT di sekolah” tutur Santoso.
Sementara itu Kepala SMA Muhammadiyah 8 Cerme, Hasan Abidin MPdI menyambut gembira kehadiran  operator Se kab. Gunung Kidul. Dia mengapresiasi  upaya yang telah dilakukan operator sekolah untuk terus belajar dan sharing informasi.
Dia menjelaskan SMA Muhammadiyah 8 Gresik secara bertahap akan terus berkomitmen memberikan layanan berbasis TIK sekolah. Bersamaan dengan pemenuhan dan pengembangan infrastruktur yang terus ditingkatkan.
”Sekolah kita akan terus berbenah dan tahap pembangunan akan terus dilanjutkan. Semoga pak Sukari, SPd, MPd selaku Kepala Laboratorium SMA Muhammadiyah 8 Cerme Gresik, nantinya akan mampu memenuhi apa yang menjadi tujuan Bapak Ibu operator selama melakukan kunjungan di sekolah kami ini. Tetap semangat dan sukses,” ujarnya memotivasi.
Pengenalan tentang profil IT SMA Muhammadiyah 8 Gresik dan Dapodik dipandu langsung oleh Kepala Lab. Komputer, Sukari. Informasi berkaitan dengan Dapodik  disampaikan dengan detail dan rinci. Termasuk pengalaman suka dan duka dalam implementasi Dapodik yang disampaikan oleh Uswatun Chasanah.
Pengembangan IT SMA Muhammadiyah 8 Gresik dimulai sejak tahun 2013 dengan bermodalkan server yang sudah mumpuni. Tahap demi tahap layanan intranet dikembangkan. Direncanakan pada tahun 2017, SMA Muhammadiyah 8 Cerme Gresik sudah menjadi salah satu calon pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Kunjungan Operator ke SMA Muhammadiyah 8 Gresik ini diakhiri dengan sesi tanya jawab seputar pengembangan Aplikasi Dapodik untuk kebutuhan sekolah dan tahapan implementasi elearning yang ada di sekolah dengan menggunakan intranet. Tujuannya agar server yang digunakan pasca UNBK masih tetap bisa berjalan dengan optimal. (sukari/ilmi)


No comments