Pesantren Kilat Online SMAM 8 Gresik

Siswa SMAM 8 Gresik, Nur Ana Wati sedang mengikuti pesantren kilat online dari rumahnya (Nur Walidatur Rahma foto/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pesantren kilat online digelar SMAM 8 Gresik, Rabu-Jumat (29/4-8/5/20). Kegiatan PKDA (Pesantren Kilat Darul Arqam) ini diikuti siswa kelas X dan XI dengan jumlah 171 siswa.

Wakasek Kurikulum Yuyun Minarti SE menyampaikan kegiatan ini sebenarnya direncanakan dilaksanakan pada pertengahan bulan Ramadhan.
“PKDA pada agenda kurikulum dilaksanakan pada pertengahan bulan Ramadhan. Akan tetapi adanya pandemi Covid-19 ini telah mengubah rencana tersebut. Melalui rapat koordinasi via Webex Meeting pada Selasa (28/4/2020) diputuskan kegiatan PKDA dilaksanakan di awal Ramadhan dan dilaksanakan secara daring,” ungkapnya.
Dijelaskan, kegiatan yang dilaksanakan selama enam hari ini dipandu langsung oleh 4 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) secara online melalui Whatsapp (WA), Gnomio, dan Webex Meeting. “Alhamdulillah hari pertama pelaksanaan berjalan lancar,” ujarnya.

Meraih Berkah di Tengah Wabah

Kegiatan PKDA daring yang bertema Meraih Berkah di Tengah Wabah ini dimulai Rabu (29/04/2020) sampai Kamis (8/05/2020).
Pada hari pertama siswa diberi materi bimbingan puasa Ramadhan. Materi ini disampaikan melalui Webex Meeting. Untuk kelas X dipandu oleh Ustadz Abdul Arkham MPdI dan kelas XI dipandu oleh Ustadz Lukman Arif SPdI.
Yuyun Minarti menjelaskan keduanya merupakan guru PAI SMAM 8 Gresik. Setelah mengikuti materi siswa diminta mengumpulkan resume dari yang disampaikan oleh pemateri melalui Gnomio.
Pada hari, lanjutnya, kedua materi yang diberikan adalah Ideologi Muhammadiyah. Materi ini disampaikan melalui video yang dikirimkan pada WA grup kelas khusus PKDA daring.
Pada hari, lanjutnya, kedua materi yang diberikan adalah Ideologi Muhammadiyah. Materi ini disampaikan melalui video yang dikirimkan pada WA grup kelas khusus PKDA daring.
Dia mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memantau kegiatan ibadah harian siswa selama belajar di rumah. Hal yang dilaporkan sebagai bentuk pembiasaan di antaranya adalah shalat 5 waktu, shalat Dhuha, shalat Tarawih, dan baca al-Quran.
“Siswa dapat melaporkan kegiatan ibadahnya dengan mengirimkan foto lembar pemantauan yang telah ditandatangani orang tua. Jadi, orangtua juga turut aktif memantau dan membiasakan putra-putrinya untuk beribadah harian khususnya selama bulan Ramadhan ini,” tuturnya.
Diharapkan, lanjutnya, dengan dilakukannya kegiatan yang melibatkan peran serta siswa, guru, dan orangtua dapat meningkatkan kualitas iman dan takwa warga sekolah SMA Muhammadiyah 8 Gresik,” tandasnya. (*)
Penulis Nur Walidatur Rahma. Co-Editor Ichwan Arif. Editor Mohammad Nurfatoni.


Posting Komentar

0 Komentar