Papan Bekas Jadi Energi dengan Cara Ini

SMAMDELAGRES — Di Ruang Ujian Hasil SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Selasa pagi (21/1/2026), sebuah lampu LED kecil menyala pelan. Pukul 08.00–09.00 WIB, di hadapan penguji, cahaya itu menjadi penanda bahwa kincir angin mini yang dirakit Diesta Niken benar-benar bekerja. Bukan dari listrik utama, melainkan dari putaran angin yang menggerakkan dinamo sederhana. Presentasi tersebut merupakan bagian dari ujian hasil Project Based Learning (PjBL) kelas XII, sebuah program pembelajaran yang secara rutin dilaksanakan SMA Muhammadiyah 8 Gresik untuk membekali siswa sebelum terjun ke dunia setelah lulus SMA. Sebelumnya Niken telah melewati ujian proposal pada Desember 2025. Dia merancang papan bekas diubah menjadi kincir angin kecil yang menggerakkan dinamo listrik. Karya itu lantas dipresentasikan di hadapan guru penguji hari itu. Niken menjelaskan, karya ini berangkat dari isu polusi udara dan pemanasan global. Lantas dia merancang kincir angin mini sebagai alternatif energi ramah lingkungan. ”Bahannya sederhanan berupa papan bekas, dinamo, dan komponen yang dirangkai menjadi pembangkit listrik skala kecil,” katanya. Baginya, persoalan lingkungan bukan sekadar materi pelajaran, melainkan realitas yang menuntut sikap dan tindakan nyata. Proyek ini bukan tugas akademik semata, ujarnya. Dalam skema PjBL, siswa dituntut mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu sekaligus mengasah hard skill dan soft skill. ”Karya ini dari pembelajaran lintas mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Biologi yang dipadukan dalam satu rangkaian,” ujarnya. Dari Fisika, mempelajari prinsip perubahan energi angin menjadi energi listrik melalui putaran dinamo, yang kemudian dimanfaatkan untuk menyalakan lampu LED sebagai bukti fungsi alat. Keterbatasan alat ukur justru menjadi ruang belajar tersendiri. Pengganti alat pengukur, Niken menggunakan stopwatch pada ponselnya untuk menghitung Revolutions Per Minute (RPM) secara manual selama 15 detik. Lalu mengonversinya dengan perhitungan matematis sederhana. Proses ini melatih ketelitian, kejujuran data, sekaligus kemampuan berpikir analitis yakni kompetensi penting yang dibutuhkan setelah lulus sekolah. Di tengah padatnya aktivitas sebagai panitia berbagai kegiatan sekolah, Niken tetap menyempatkan diri menyempurnakan alatnya. Tantangan muncul saat pameran Synfest pada 27 Januari 2026 lalu, ketika kondisi angin tidak menentu membuat kincir sulit berputar stabil. Lantas ia menambahkan baterai dan sakelar agar sistem tetap berfungsi saat dipresentasikan. Pengambilan keputusan ini mencerminkan kemampuan problem solving dan adaptasi, bagian dari soft skill yang menjadi tujuan utama PjBL. Aspek Biologi menjadi landasan nilai dari proyek tersebut. Niken mengaitkan penggunaan energi terbarukan dengan upaya mengurangi emisi gas rumah kaca serta dampak energi fosil terhadap kesehatan lingkungan dan makhluk hidup. ”Dengan demikian, kincir angin mini ini tidak hanya berfungsi sebagai alat peraga sains, tetapi juga sebagai media edukasi kesadaran ekologis,” tuturnya. Karya tersebut mendapat apresiasi dari Emi Faizatul Afifah, M.Si, penguji yang juga Kepala SMA Muhammadiyah 8 Gresik. Menurut Emi, rangkaian PjBL yang dijalani siswa kelas XII menjadi bekal penting sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan tinggi maupun dunia kerja. “Yang kami nilai bukan hanya hasil akhirnya, tetapi proses berpikirnya. Di tengah keterbatasan alat dan waktu, siswa tetap mampu melakukan analisis, mengambil keputusan, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Inilah esensi pembelajaran abad ke-21,” ujarnya. Ia menambahkan, pembelajaran berbasis proyek memungkinkan siswa mengembangkan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial secara bersamaan. “Inovasi tidak harus mahal atau rumit. Dari kesederhanaan seperti inilah kesiapan mental dan kompetensi siswa untuk menghadapi dunia pasca SMA mulai dibentuk,” tambahnya. Meski menyadari masih terdapat keterbatasan, Niken merasa puas dengan hasil yang dicapai. “Walaupun alatnya sederhana dan penghitungan masih manual, setidaknya kincir ini bisa menyadarkan kita untuk mulai mencegah pemanasan global lewat energi alternatif,” ungkapnya. (#) Jurnalis Fahri Zaidan | Sumber : Tagar.co

Campus Festival Synfest 2026, Alumni Smamdela Buka Jalan ke Dunia Kampus

SMAMDELAGRES — Puluhan alumni kembali ke almamater dengan satu misi: membuka cakrawala masa depan adik-adik kelasnya. Itulah yang terasa dalam Campus Festival (Camfest), salah satu rangkaian utama kegiatan Synfest 2026 yang digelar SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela), Selasa (27/1/2026). Sebanyak 40 alumni angkatan 2024–2025 yang kini menempuh studi di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) favorit hadir langsung menyapa para siswa. Mereka tidak sekadar datang bernostalgia, tetapi berbagi pengalaman nyata tentang dunia perkuliahan sebagai jenjang pendidikan setelah SMA. Baca juga: Synfest 2026, Etalase Pembelajaran Bermakna di SMA Muhammadiyah 8 Gresik Camfest dirancang sebagai ruang pertemuan inspiratif antara siswa dan alumni. Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah parade alumni kampus. Para alumni berjalan di hadapan peserta sambil membawa emblem almamater masing-masing—sebuah simbol keberagaman pilihan kampus sekaligus pesan bahwa setiap mimpi memiliki jalannya sendiri. Tak berhenti di situ, suasana semakin hidup saat booth kampus dibuka. Di titik-titik ini, siswa bebas berdialog langsung dengan para alumni: mulai dari cerita proses masuk perguruan tinggi, pemilihan program studi, sistem perkuliahan, hingga gambaran kehidupan mahasiswa sehari-hari. Percakapan berlangsung cair, penuh rasa ingin tahu, dan sarat motivasi. Fazar Izzul Muslimin (kiri) dalam parade Camfest 2026 (Tagar.co/Motreight) Momen reflektif sekaligus emosional datang dari Fazar Izzul Muslimin, Ketua IPM SMA Muhammadiyah 8 Gresik periode 2024–2025. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah membersamai perjalanan akademik para alumni. “Berkat bimbingan dan doa para guru di Smamdela, kami bisa menempuh jenjang kuliah sesuai dengan cita-cita kami,” ungkapnya. Fazar juga menyampaikan pesan penuh semangat kepada siswa Smamdela angkatan 2026 serta para tamu dari SMP dan MTs yang hadir. Ia mengajak mereka untuk berani bermimpi dan tidak ragu melangkah lebih jauh. “Jangan takut bermimpi tinggi. Dari sekolah sederhana ini, mimpi dibentuk dan cita-cita diperjuangkan. Smamdela mungkin berada di pinggiran dan jauh dari kata sempurna, tetapi justru di sinilah bakat-bakat digali, dibimbing, dan diarahkan hingga mampu meraih masa depan yang diinginkan. Berkat Smamdela, saya bisa meraih perguruan tinggi impian,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah. Rangkaian Campus Festival SYNFEST 2026 ditutup dengan foto bersama seluruh alumni, panitia, dan peserta di atas panggung. Momen ini menjadi penanda kuatnya ikatan almamater sekaligus harapan besar agar semakin banyak siswa Smamdela melangkah mantap menuju bangku perguruan tinggi. (#) Jurnalis Chintia Rizki | sumber : Tagar.co

Synfest 2026, Etalase Pembelajaran Bermakna di SMA Muhammadiyah 8 Gresik

SMAMDELAGRES — SMA Muhammadiyah 8 (Smamdela) Gresik menggelar Synfest 2026 bertema “Inovasi Lokal, Inspirasi Global.” pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menjadi puncak penilaian akhir jenjang siswa kelas XII sekaligus ajang pameran karya dan kreativitas berbasis pembelajaran proyek. Begitu memasuki area sekolah, nuansa budaya Betawi langsung menyergap. Siswa mengenakan busana khas Betawi, dekorasi rumah Betawi lengkap dengan ondel-ondel menghiasi lingkungan sekolah, sementara aroma kuliner Betawi dari area bazar menggoda pengunjung. Di antara itu semua, siswa tampak sibuk berlalu-lalang di stan pameran. Kepala Smamdela, Emi Faizatul Afifah, M.Si. menjelaskan, Synfest merupakan puncak rangkaian penilaian akhir jenjang bagi siswa kelas XII. Ajang ini menjadi ruang untuk menampilkan hasil penelitian, karya, dan kreativitas yang dikembangkan selama proses pembelajaran. Namun lebih dari sekadar pameran, Synfest menunjukkan kemampuan siswa merancang dan menyelenggarakan kegiatan berskala besar secara mandiri, inovatif, dan bertanggung jawab. “Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, seluruh rangkaian acara dikelola langsung oleh siswa,” ujar dia.  Menurutnya, siswa mengambil peran penting sebagai pembawa acara, pengisi gema wahyu Ilahi, penampil talent show, operator teknis, hingga penanggung jawab pameran. “Setiap sudut kegiatan memperlihatkan kerja keras dan kolaborasi antarsiswa yang terbangun selama proses pembelajaran,” tambahnya. Nuansa Betawi kian hidup saat tarian lenong dipentaskan. Sorak dan tepuk tangan penonton mengiringi setiap adegan, menciptakan suasana meriah sekaligus edukatif. Di area bazar, siswa memperkenalkan sekaligus menjual aneka makanan khas Betawi. Sementara itu, di stan pameran, siswa dengan percaya diri mempresentasikan produk hasil ujian Project Based Learning (PjBL) kepada pengunjung dari berbagai kalangan. Sejumlah tamu undangan turut hadir, antara lain Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Gresik M. Fadloli Aziz, S.Si., M.Pd.; Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cerme 2015-02022 Suwarno, M.Pd.; serta Ketua PCA ‘Aisyiyah Cerme Siti Fatimah, S.Ag. Hadir pula para kepala sekolah amala Muhammadiyah di Cerme, jajaran struktural, guru, dan tenaga kependidikan Smamdela. Antusiasme juga datang dari luar sekolah. Siswa SMP Muhammadiyah 7 Cerme serta SMP Negeri 5, 9, 14, 18, dan 24 Gresik ikut menyaksikan rangkaian kegiatan, bersama seluruh siswa kelas X, XI, dan XII Smamdela yang memadati area acara. Siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 8 Gresik menampilkan tari budaya Betawi dalam rangkaian Synfest 2026 di SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Selasa (27/1/2026). (Tagar.co/Istimewa) Tetap Meriah Meski Diguyur Gerimis Pelaksanaan Synfest tetap berlangsung lancar meski gerimis turun sejak pagi. Cuaca tak menyurutkan semangat siswa kelas XII. Mereka bergotong royong menata panggung dan menyiapkan stan pameran sesuai konsep yang direncanakan. Tantangan cuaca justru dihadapi dengan sikap positif dan kerja sama yang solid. “Meski gerimis, alhamdulillah Synfest dapat terlaksana dengan baik. Bahkan terasa semakin berkesan karena acara dibuka dengan menyanyikan lagu Benyamin Sueb dan Ida Royani berjudul Hujan Gerimis,” ujar Fahri Zaidan Maulana, siswa kelas XII-4 yang bertugas sebagai pembawa acara bersama Naflah Shoofiyah Aatikah (XII-3). Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Smamdela Yuyun Minarti, menjelaskan, melalui Synfest 2026, Smamdela tak hanya merayakan capaian akademik siswa kelas XII, tetapi juga menegaskan pentingnya pembelajaran bermakna yang menumbuhkan kreativitas, kepemimpinan, kolaborasi, serta kecintaan pada budaya lokal. Dengan semangat inovasi lokal berinspirasikan global, Synfest menjadi penutup perjalanan belajar yang berkesan sekaligus pijakan awal menuju masa depan. “Melalui kegiatan ini, visi dan misi sekolah—menciptakan generasi berakhlak, berprestasi, dan berdaya saing global—dapat tercapai. Harapannya, Synfest terus berlanjut dan semakin baik dari tahun ke tahun,” pungkas. Jurnalis Chintia Rizki F. Penyunting Mohammad Nurfatoni | Sumber : tagar.co

Luar Biasa, Siswa SMAMDELA Dewi Sinta Berhasil Olah Daun Kelor Jadi ‘Pumpleaf Bar’ Bernilai Gizi Tinggi

SMAMDELAGRES — Rada Dewi Sinta, salah satu siswa SMA Muhammadiyah 8 (SMAMDELA) Gresik berhasil menciptakan produk pangan yang inspiratif dan membanggakan. Siswa kelas XII ini sukses menciptakan produk pangan berupa camilan (snack) bergizi tinggi, berbahan baku tepung daun kelor. Sukses Sinta, sapaan akrabnya, dipresentasikan dalam ujian hasil Project Based Learning (PjBL) kelas XII pada 21 Januari 2026 lalu, pukul 09.30–10.30 WIB, di ruang ujian SMAMDELA. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari ujian proposal yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Desember 2025, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang rutin diterapkan sekolah. Sementara hasil produk kreatif Sinta ini, dirilis dalam pameran karya pada 27 Januari 2026. Produk inspiratif yang dihasilkan Sinta, mengangkat judul “Pembuatan Snackbar dari Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Labu Kuning (Cucurbita Moschata) sebagai Pangan Fungsional Sumber Protein dan Antioksidan”. Produk yang dihasilkan diberi nama Pumpleaf Bar, camilan berbahan lokal dengan nilai gizi tinggi. Ujian hasil produk karya Sinta ini dibimbing oleh Uswatun Khasanah, SSi, dan mendapat apresiasi dari Emi Faizatul Afifah, MSi, selaku penguji sekaligus Kepala SMAMDELA. Menurutnya, proyek ini mencerminkan esensi PjBL yang tidak hanya mengasah keterampilan akademik, tetapi juga membangun sikap kritis, kreativitas, dan kepedulian terhadap kesehatan. “Pembelajaran seperti ini melatih siswa berpikir aplikatif dan siap menghadapi tantangan setelah SMA. Ini layak dikembangkan,” ujar Emi saat dihubungi, Sabtu (31/1/2026). Sinta menuturkan, PjBL memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran konvensional. Dalam proyek ini, ia mengaku terlibat langsung sejak tahap awal, mulai dari pencarian ide, mempelajari kandungan gizi bahan, menyiapkan alat dan bahan, hingga proses produksi dan uji organoleptik sederhana. “Saya benar-benar merasakan prosesnya dari awal sampai akhir,” ujarnya bangga. Tantangan pun tak terhindarkan. Pengaturan waktu dengan mata pelajaran lain, penentuan takaran bubuk daun kelor agar rasa tidak terlalu kuat (menyengat), serta pengaturan suhu dan waktu pemanggangan menjadi kendala utama. Namun dari proses tersebut, Sinta mengaku belajar untuk lebih sabar, teliti, dan bertanggung jawab. “Saya jadi lebih mandiri dan paham, bahwa bahan sederhana di sekitar kita bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat,” katanya. Secara keseluruhan, Sinta mengaku puas dengan hasil PjBL yang ia capai. Selain produk yang diterima dengan baik, pengalaman selama proses menjadi bekal penting bagi perkembangan sikap dan keterampilannya sebagai pelajar. (*) Kontributor: Liset Ayuni Sumber : giri.musma

OPEN HOUSE SMAMDELA

🏫 OPEN HOUSE SMA Muhammadiyah 8 Gresik Kenali lebih dekat SMAMDELA, sekolah dengan prestasi akademik dan nonakademik tingkat daerah hingga nasional. ✨ Program Unggulan: * Kelas Olahraga * Kelas Vokasi * SMA Double Track * Prophetic Education 🎯 Saksikan langsung: * Prestasi siswa * Fasilitas sekolah * Kegiatan pembinaan bakat dan minat 📍 SMA Muhammadiyah 8 Gresik 📌 Terbuka untuk siswa dan wali murid 📷 Instagram: @smamdelagres 🎵 TikTok: @smamdelagres #OpenHouseSmamdela #SmamdelaSangJuara #SPMB2026

Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H, Smamdela Gembleng Ratusan Siswanya Berkarakter Islami

SMAMDELAGRES — Sholat bagi sebagian remaja kerap hanya dipandang sebagai jeda rutinitas yang ingin segera disudahi. Realitasnya cukup memprihatinkan, misalnya, saf yang bolong karena siswa hanya mau berdampingan dengan teman circle-nya, gerakan yang terburu-buru demi mengejar waktu pulang, hingga obrolan yang tetap nyaring meski imam sudah bertakbir memulai sholat. Jadinya, sholat cuma sekadar penggugur kewajiban, jauh dari esensi ketenangan. Menanggapi fenomena tersebut, SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela) menggelar kajian khusus bertajuk “The Infinite Journey: Menemukan Makna Kedisiplinan dan Ketenangan Hati melalui Sholat” di Masjid Sabilul Muttaqin Morowudi, Cerme, Gresik, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi puncak peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H sekaligus penegasan branding Smamdela sebagai sekolah Islam yang berkomitmen tinggi pada pembinaan karakter spiritual. Di hadapan lebih dari 300 siswa kelas X hingga XII, Ustadz Tajun Nasher, Lc, MPd, membedah filosofi sholat sebagai “oleh-oleh” agung perjalanan Nabi Muhammad SAW. Ia menegaskan, bahwa sholat bukan sekadar gerakan fisik, melainkan latihan kedisiplinan hidup paling jujur. Momentum refleksi paling menyentuh muncul saat sesi praktik gerakan sholat. Althaf, siswa kelas XI IPA 1, nampak tertunduk usai mempraktikkan tata cara sholat yang benar di depan rekan-rekannya. “Saya baru sadar, ternyata sholat itu bukan soal seberapa cepat kita selesai, tapi soal seberapa hadir hati kita di depan Allah,” ungkapnya jujur. Ia mengakui selama ini sering terburu-buru dan tidak peduli pada adab saf. “Ternyata, ketenangan yang saya cari itu ada pada setiap jeda sujud yang khusyuk, bukan pada kecepatan menyelesaikannya,” tambahnya merefleksikan perubahan sudut pandangnya. Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Queen Airish, siswi kelas XI IPA 2, melontarkan pertanyaan reflektif yang mewakili kegelisahan batin banyak remaja. “Ketika melaksanakan sholat, tapi suatu hari kita lalai lalu meninggalkan, akhirnya muncul rasa gelisah. Kenapa rasa gelisah itu bisa muncul ketika tidak melaksanakan sholat?” tanyanya. Menanggapi pertanyaan tersebut, Ustadz Tajun Nasher yang juga Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik ini, memberikan jawaban yang menyejukkan sekaligus penguat mental. Ia menjelaskan dua poin utama: pertama, kesadaran tersebut harus diikuti dengan tindakan mengganti (qodho) sholat yang ditinggalkan. Kedua, kegelisahan itu sebenarnya adalah sinyal positif. “Kegelisahan itu menunjukkan, bahwa hati kalian masih bersih. Justru yang berbahaya itu jika sebaliknya; merasa biasa saja saat meninggalkan sholat. Itu tanda hati mulai membatu. Mari kita terus berlindung kepada Allah agar dijaga konsistensi ibadahnya,” tutur Ustad Tajun. Waka Ismuba Smamdela, Lukman Arif, SPdI, menegaskan, bahwa kegiatan ini adalah komitmen nyata Smamdela dalam mencetak generasi tangguh, bukan sekadar serimoni tahunan. “Branding Smamdela adalah sekolah Islam yang mengedepankan mutu karakter. Kami tidak ingin siswa hanya cerdas secara kognitif, tetapi kosong secara spiritual. Kami berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, agar alumni Smamdela dikenal karena adab sholatnya yang benar, bukan mereka yang sholatnya asal-asalan,” tegas Lukman. Acara yang dipandu Siti Rasyadah (X B) dan diawali lantunan gema wahyu Ilahi oleh Nur Zam Zam (XII-4) ini berakhir khidmat. Menjelang puncak Isra’ Mi’raj tahun ini, 300-an siswa Smamdela telah memulai perjalanan spiritual baru, yakni memperbaiki kualitas sujud (sholat, Red) demi menjemput ketenangan hati yang sesungguhnya. (*) Kontributor: Liset Ayuni | Sumber : Girimu.com

OPEN RECRUITMENT GURU 🎓

Halo Sahabat SMA Muhammadiyah 8 Gresik! Apakah Anda pendidik yang berdedikasi dan kreatif? Kami memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari tenaga pendidik kami. Kami membuka lowongan untuk posisi: ✅ Guru Bahasa Inggris ✅ Guru Bahasa Indonesia Kualifikasi Utama: • Pria/Wanita beragama Islam (Bisa membaca Al-Qur’an). • Pendidikan minimal S1 sesuai bidang. • Usia maksimal 37 tahun. • Terbuka untuk Fresh Graduate maupun yang berpengalaman. Berkas yang perlu disiapkan: 1. Surat Lamaran 2. CV Lengkap 3. Foto terbaru 3×4 (1 lembar) 📍 Kirimkan berkas Anda ke: Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cerme Jl. Raya Morowudi No.01, Cerme, Gresik. Info lebih lanjut hubungi: 📞 0812-3098-2066 (WhatsApp) Ayo, jadilah bagian dari perubahan positif bagi masa depan peserta didik! ✨ #LokerGresik #LowonganKerjaGuru #LokerGuruGresik #SMAM8Gresik #Muhammadiyah #LokerJawaTimur #PendidikIndonesia

Ujian Praktik Vokasi – DKV

Ide, sudut pandang, dan ketajaman visual diuji dalam Ujian Praktik Vokasi DKV. Mulai dari penguasaan alat hingga kemampuan menangkap momen dan pesan visual, semua dirangkum dalam satu proses kreatif. Belajar berkarya, bukan sekadar menilai hasil akhir. 📅 Rabu, 14 Januari 2026 ⏰ 08.00–10.00 WIB #UjianPraktikVokasi #DKV #DesainKomunikasiVisual #VokasiSMAMDELA #SMAMDELA #KreatifPelajar #SekolahSangJuara

Ujian Praktik Vokasi – Tata Rias

Ketelitian, kreativitas, dan estetika berpadu dalam Ujian Praktik Vokasi Tata Rias. Setiap sapuan bukan hanya soal teknik, tetapi juga pemahaman karakter dan detail. Belajar menghadirkan karya yang rapi, profesional, dan bernilai seni. 📅 Rabu, 14 Januari 2026 ⏰ 12.30–14.30 WIB #UjianPraktikVokasi #TataRias #VokasiSMAMDELA #SMAMDELA #BeautyEducation #KeterampilanVokasi #SekolahSangJuara

Workshop peningkatan kompetensi guru kembali digelar

SMAMDELA menyelenggarakan Workshop Penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Bersama Altaf Gaufar, S.Pd, para pendidik belajar mengoptimalkan teknologi IFP untuk mendukung proses belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan. Komitmen SMAMDELA terus berlanjut: berinovasi, beradaptasi, dan bergerak maju sebagai sekolah sang juara. Selasa, 13 Januari 2026 Perpustakaan SMAMDELA #SMAMDELA #SekolahSangJuara #WorkshopGuru #IFP #DigitalLearning #InovasiPendidikan #GuruBergerak #SMA Muhammadiyah 8 Gresik

Bantuan

Pengaduan Layanan

Contact

smamuh8gresik@gmail.com

0812-3098-2066

(031) 7990357

© 2025 Copyright SMA MUHAMMADIYAH 8 GRESIK