Pesantren Kilat Ramadan Jadi Pembinaan Siswa SMAM 8 Gresik

SMAMDELAGRES — SMA Muhammadiyah 8 Gresik menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 H bagi siswa kelas X pada Senin (9/3/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yaitu 9–11 Maret 2026 atau bertepatan dengan 20–22 Ramadan 1447 H, dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi para siswa di lingkungan sekolah. Sebanyak 97 siswa kelas X mengikuti kegiatan tersebut. Untuk mendukung proses pembinaan yang lebih terarah, para peserta dibagi ke dalam 10 kelompok. Pembagian kelompok ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih aktif sekaligus mendorong interaksi antarsiswa selama kegiatan berlangsung. Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan tahun ini mengusung tema “Perkuat Iman, Bangun Karakter Pelajar yang Beradab.” Tema tersebut dipilih sebagai landasan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan keislaman, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa melalui penanaman nilai akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat ukhuwah Islamiyah. Dalam sambutannya, Ketua Pesantren Kilat 1447 H, Mely Tri Octavina, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan bagi siswa untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan. “Pesantren kilat ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kalian untuk memperdalam pemahaman keislaman, meningkatkan kualitas ibadah, serta melatih diri menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab,” ujarnya di hadapan para peserta. Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk melakukan perbaikan diri melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Ikuti setiap kegiatan dengan semangat dan niat untuk memperbaiki diri. Karena Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, saat yang tepat untuk memperkuat iman dan memperindah akhlak kita,” tambahnya. Kegiatan pembukaan pesantren kilat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Emi Faizatul Afifah, Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Lukman Arif, serta para guru yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, panitia dari siswa kelas XII juga turut terlibat dalam membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, para peserta dijadwalkan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, antara lain kajian keislaman, pembinaan ibadah, diskusi kelompok, refleksi Ramadan, serta kegiatan kebersamaan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun kebersamaan di antara para siswa. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan dapat memperoleh tambahan pemahaman mengenai nilai-nilai keislaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini menjadi salah satu program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh SMA Muhammadiyah 8 Gresik setiap bulan Ramadan sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Penulis : Chintia Rizki | Sumber : pwmu.co
Selamat Menempuh PSTS & PSAT

Selamat menempuh *PSTS Kelas X & XI* serta *PSAT Kelas XII* Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026. Saatnya membuktikan proses belajar dengan usaha terbaik. Tetap fokus, jaga kejujuran, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Setiap soal adalah langkah menuju pencapaian yang lebih tinggi. Semoga diberikan kemudahan, ketenangan, dan hasil terbaik untuk seluruh siswa SMAMDELA. Tetap semangat dan jadilah generasi berprestasi! 💪🏻✨ #SMAMDELA #SekolahSangJuara #PSTS2025 #PSAT2025 #SemesterGenap #SMA Muhammadiyah8Gresik
Teguhkan Amanah Ramadan, 106 Siswa SMAMDELA Resmi Dikukuhkan dalam Program Pengabdian Masyarakat 1447 H

SMAMDELAGRES — Suasana Ramadan 1447 H terasa khidmat di Masjid Sabilul Muttaqin, Senin pagi (23/2/2026). Usai rangkaian pembiasaan salat duha berjamaah, kultum, dan tadarus Al-Qur’an, SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELA) secara resmi mengukuhkan 106 siswa dalam Program Pengabdian Masyarakat Ramadan 1447 H. Prosesi yang berlangsung pukul 07.00–09.00 WIB tersebut menjadi momentum sakral sebelum para siswa terjun langsung ke tengah masyarakat. Program ini sekaligus menegaskan posisi SMAMDELA sebagai satu-satunya sekolah di wilayah Gresik Selatan yang memiliki program pengabdian Ramadan secara terstruktur. Pengukuhan dipimpin Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Lukman Arif, S.Pd.I. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah personal, tetapi juga ruang pembelajaran sosial yang nyata dan kontekstual. “Ilmu yang dipelajari di sekolah harus hidup di tengah masyarakat. Melalui program ini, siswa belajar memimpin, melayani, serta menjaga amanah,” ujarnya. Prosesi dilanjutkan dengan penyematan simbolis tanda peserta oleh Ketua Panitia Program Pengabdian, Abdul Arkham, M.Pd. Penyematan tersebut diwakilkan kepada siswa kelas XII 4, Abi Abdillah, sebagai simbol kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan tugas pengabdian selama tiga pekan ke depan. Dari total 106 siswa, sebanyak 83 siswa bertugas mengajar mengaji di TPA/TPQ pada masjid atau musala yang berada di sekitar tempat tinggal masing-masing. Sementara itu, 23 siswa lainnya mendapat amanah menjadi imam sekaligus menyampaikan kultum dalam pelaksanaan salat tarawih di lingkungan masyarakat. Program Pengabdian Masyarakat ini berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Selama periode tersebut, para siswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjaga nama baik almamater dan keluarga. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi ruang pembelajaran karakter yang memperkuat tanggung jawab, kedewasaan, serta kemampuan beradaptasi. Kepala SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Emi Faizatul Afifah, dalam pesan khususnya menekankan pentingnya adab dan integritas selama bertugas. “Gunakan tutur kata yang sopan dan santun, jaga nama baik almamater SMAMDELA, orang tua, dan diri sendiri. Pastikan mampu menyesuaikan diri dengan baik saat bertugas serta maksimalkan performa dalam setiap amanah yang diemban. Amanah ini harus dijaga sebaik-baiknya,” tegasnya. Melalui program ini, Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran sosial yang hidup. Di tengah masyarakat, para siswa mempraktikkan nilai keilmuan, adab, dan kepemimpinan secara langsung. Inilah komitmen yang terus dijaga SMAMDELA dalam membentuk generasi berkarakter dan berdaya guna. Penulis : Liset Ayuni | Sumber : pwmu.co
Lentera Ramadhan SMAMDELA 1447 H

Alhamdulillah, telah dilaksanakan *Pengukuhan 80 Siswa Pengabdian Masyarakat Mengaji Bersama SMAMDELA* sebagai bagian dari ikhtiar menumbuhkan semangat dakwah, kepedulian sosial, dan penguatan karakter islami peserta didik. Kegiatan ini menjadi langkah nyata SMAMDELA dalam mencetak generasi berakhlak mulia, berilmu, serta siap mengabdi di tengah masyarakat. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan bernilai ibadah dan membawa keberkahan. Aamiin 🤲 #LenteraRamadhanSMAMDELA #SafariRamadhan #PengabdianMasyarakat #MengajiBersama #SMAMDELA #SekolahSangJuara #Ramadhan1447H #PelajarMuhammadiyah
Tim Futsal Smamdela Gresik Raih Juara 1 MAPS UISI 2026

SMAMDELAGRES — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Tim Futsal SMAMDELA Gresik dalam ajang MAPS UISI 2026. Dengan semangat juang tinggi dan kerja keras yang konsisten, tim berhasil meraih Juara 1 setelah melalui rangkaian pertandingan yang penuh tantangan, Ahad (25/1/2026). Keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan para pemain. Dengan latihan rutin hampir setiap hari, menjaga pola makan sehat, serta menjaga kondisi fisik secara disiplin, Alhamdulillah tim mampu menunjukkan performa terbaik hingga akhir turnamen. Tim Futsal SMAMDELA membawa 11 pemain terbaik, yaitu: Revan R (XI IPA 1), Fachri Ilham (XI IPA 1), Achmad Agus Amar (XI IPA 1), Johan Armando Letlora (X-C), Rasya Dafa Alfianto (XII-3), M. Dimas Afriza (XII-3), Zulfikar A. (XII-3), M. Revand Mahendra Putra (XII-3), Farell Firmansyah Salim (XII-2), Moh Rizky Ardiansyah (X-C), dan Fajar Arsavin (XII IPA 2). Perjalanan menuju juara dimulai dari fase grup. SMAMDELA tampil dominan dengan mengalahkan SMKM 3 dengan skor 8-2, SMK Islamic Icon dengan skor 11-2 dan SMKNU Gresik dengan skor 7-0. Hasil tersebut memastikan SMAMDELA keluar sebagai juara grup. Memasuki babak 16 besar, SMAMDELA menghadapi SMANIM dan berhasil menang dengan skor 4-1. Di babak 8 besar, pertandingan berlangsung sengit melawan SMK PGRI Gresik dengan skor imbang 4-4. Laga kemudian dilanjutkan ke adu penalti dan dimenangkan SMAMDELA dengan skor 2-1. Pada babak semifinal (4 besar), SMAMDELA bertemu juara bertahan tahun lalu, SMK Semen Gresik. Dengan permainan solid dan penuh determinasi, SMAMDELA berhasil menang 2-1. Laga final menjadi penentuan segalanya. Berhadapan dengan SMK Nurul Islam, pertandingan berlangsung menegangkan. Namun dengan kerja sama tim yang kuat dan mental juara, SMAMDELA kembali meraih kemenangan dengan skor 4-3. Dengan hasil tersebut, Tim Futsal SMAMDELA Gresik resmi dinobatkan sebagai Juara 1 MAPS UISI 2026. Dalam ajang tersebut, SMAMDELA Tidak hanya menjadi Juara 1 tetapi juga menorehkan prestasi individu dengan meraih Top Score, menunjukkan ketajaman lini serang yang semakin matang. Ricky Maulana Pratama, pelatih futsal sekaligus koordinator kelas olahraga SMAMDELA mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih tim futsal. “Saya bangga dengan perjuangan anak-anak yang sudah berlatih dengan konsisten, serta kekompakan tim yang solid hingga akhirnya bisa meraih Juara 1 MAPS UISI 2026,” ujarnya. Konsistensi yang Berbuah Manis Smamdela membuktikan bahwa kesuksesan diraih melalui konsistensi, kerja keras, dan pengalaman dari berbagai kompetisi yang diikuti sejak tahun 2025 hingga 2026. Berikut deretan prestasi yang berhasil diraih, pertama UQ Cup – 18 Mei 2025. Dalam ajang UQ Cup yang diselenggarakan oleh Universitas Qomarudin, SMAMDELA sukses meraih Juara 1 serta kembali membawa pulang gelar Top Score. Prestasi ini menjadi titik balik yang membuktikan kesiapan tim bersaing di level lebih tinggi. Kedua FFC UINSA – 3 November 2025, Di ajang FFC UINSA (FISIP Fantastic Competition) yang digelar oleh UIN Sunan Ampel Surabaya, SMAMDELA berhasil meraih Juara 3 Ketiga RAYA BERKARYA – 13 September 2025, Pada kompetisi RAYA BERKARYA, tim kembali menunjukkan konsistensinya dengan meraih Juara 3. Keempat FFC UINSA – 3 November 2025, Di ajang FFC UINSA (FISIP Fantastic Competition) yang digelar oleh UIN Sunan Ampel Surabaya, SMAMDELA berhasil meraih Juara 3, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu tim pelajar yang diperhitungkan. Kelima ME CONFEST – 30 November 2025, Dalam ajang ME CONFEST (Muhammadiyah National Conference and Festival on Education, Sport and Arts), Tim Futsal SMAMDELA berhasil meraih Juara 2. Hasil ini semakin mendekatkan tim pada target juara utama. Rangkaian prestasi tersebut membuktikan bahwa perjalanan panjang, pengalaman bertanding, serta evaluasi dari setiap kompetisi menjadi kunci keberhasilan. Dari Juara 3, Juara 2, hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi, Tim Futsal SMAMDELA Gresik menunjukkan bahwa konsistensi dan kerja keras akan selalu menemukan jalannya menuju kesuksesan. Penulis : Chintia Rizki | Sumber : Tagar.co
Mari makmurkan masjid dan kuatkan iman melalui Sholat Jum’at berjamaah

SMA Muhammadiyah 8 Gresik menghadirkan khotib dan imam dari siswa terbaik yang aktif dalam ekstra Tahfidz, sebagai wujud pembinaan karakter religius dan kepemimpinan sejak dini. 📅 Jum’at, 06 Februari 2026 📍 Masjid Darul Falah Dusun Kedungjati, Desa Sukoanyar, Cerme – Gresik Khotib: M. Abi Abdillah R. (Siswa SMA Muhammadiyah 8 Gresik) Imam: M. Raihan Eishirazy (Siswa SMA Muhammadiyah 8 Gresik) Semoga membawa keberkahan dan menjadi ladang amal bagi kita semua. 🤲 #SMAMDELA #SMAMuhammadiyah8Gresik #SekolahSangJuara #SholatJumat #DakwahPelajar #TahfidzSMAMDELA #GenerasiBerakhlak
Branding yang kuat lahir dari strategi yang tepat

SMAMDELA berkomitmen untuk terus bertumbuh dan beradaptasi di era kompetitif melalui kegiatan *Penguatan Branding & Strategi Marketing* bersama Nanang Sutedja, S.E., M.M Direktur PT. VUFA. 📅 Jumat, 06 Februari 2026 📍 Meeting Room SMA Muhammadiyah 8 Gresik Semoga melalui kegiatan ini, SMAMDELA semakin mantap melangkah sebagai Sekolah Sang Juara dengan identitas yang kuat dan strategi yang berkelanjutan. #SMAMDELA #SMAMuhammadiyah8Gresik #SekolahSangJuara #BrandingSekolah #StrategiMarketing #VokasiSMAMDELA
Papan Bekas Jadi Energi dengan Cara Ini

SMAMDELAGRES — Di Ruang Ujian Hasil SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Selasa pagi (21/1/2026), sebuah lampu LED kecil menyala pelan. Pukul 08.00–09.00 WIB, di hadapan penguji, cahaya itu menjadi penanda bahwa kincir angin mini yang dirakit Diesta Niken benar-benar bekerja. Bukan dari listrik utama, melainkan dari putaran angin yang menggerakkan dinamo sederhana. Presentasi tersebut merupakan bagian dari ujian hasil Project Based Learning (PjBL) kelas XII, sebuah program pembelajaran yang secara rutin dilaksanakan SMA Muhammadiyah 8 Gresik untuk membekali siswa sebelum terjun ke dunia setelah lulus SMA. Sebelumnya Niken telah melewati ujian proposal pada Desember 2025. Dia merancang papan bekas diubah menjadi kincir angin kecil yang menggerakkan dinamo listrik. Karya itu lantas dipresentasikan di hadapan guru penguji hari itu. Niken menjelaskan, karya ini berangkat dari isu polusi udara dan pemanasan global. Lantas dia merancang kincir angin mini sebagai alternatif energi ramah lingkungan. ”Bahannya sederhanan berupa papan bekas, dinamo, dan komponen yang dirangkai menjadi pembangkit listrik skala kecil,” katanya. Baginya, persoalan lingkungan bukan sekadar materi pelajaran, melainkan realitas yang menuntut sikap dan tindakan nyata. Proyek ini bukan tugas akademik semata, ujarnya. Dalam skema PjBL, siswa dituntut mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu sekaligus mengasah hard skill dan soft skill. ”Karya ini dari pembelajaran lintas mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Biologi yang dipadukan dalam satu rangkaian,” ujarnya. Dari Fisika, mempelajari prinsip perubahan energi angin menjadi energi listrik melalui putaran dinamo, yang kemudian dimanfaatkan untuk menyalakan lampu LED sebagai bukti fungsi alat. Keterbatasan alat ukur justru menjadi ruang belajar tersendiri. Pengganti alat pengukur, Niken menggunakan stopwatch pada ponselnya untuk menghitung Revolutions Per Minute (RPM) secara manual selama 15 detik. Lalu mengonversinya dengan perhitungan matematis sederhana. Proses ini melatih ketelitian, kejujuran data, sekaligus kemampuan berpikir analitis yakni kompetensi penting yang dibutuhkan setelah lulus sekolah. Di tengah padatnya aktivitas sebagai panitia berbagai kegiatan sekolah, Niken tetap menyempatkan diri menyempurnakan alatnya. Tantangan muncul saat pameran Synfest pada 27 Januari 2026 lalu, ketika kondisi angin tidak menentu membuat kincir sulit berputar stabil. Lantas ia menambahkan baterai dan sakelar agar sistem tetap berfungsi saat dipresentasikan. Pengambilan keputusan ini mencerminkan kemampuan problem solving dan adaptasi, bagian dari soft skill yang menjadi tujuan utama PjBL. Aspek Biologi menjadi landasan nilai dari proyek tersebut. Niken mengaitkan penggunaan energi terbarukan dengan upaya mengurangi emisi gas rumah kaca serta dampak energi fosil terhadap kesehatan lingkungan dan makhluk hidup. ”Dengan demikian, kincir angin mini ini tidak hanya berfungsi sebagai alat peraga sains, tetapi juga sebagai media edukasi kesadaran ekologis,” tuturnya. Karya tersebut mendapat apresiasi dari Emi Faizatul Afifah, M.Si, penguji yang juga Kepala SMA Muhammadiyah 8 Gresik. Menurut Emi, rangkaian PjBL yang dijalani siswa kelas XII menjadi bekal penting sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan tinggi maupun dunia kerja. “Yang kami nilai bukan hanya hasil akhirnya, tetapi proses berpikirnya. Di tengah keterbatasan alat dan waktu, siswa tetap mampu melakukan analisis, mengambil keputusan, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Inilah esensi pembelajaran abad ke-21,” ujarnya. Ia menambahkan, pembelajaran berbasis proyek memungkinkan siswa mengembangkan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial secara bersamaan. “Inovasi tidak harus mahal atau rumit. Dari kesederhanaan seperti inilah kesiapan mental dan kompetensi siswa untuk menghadapi dunia pasca SMA mulai dibentuk,” tambahnya. Meski menyadari masih terdapat keterbatasan, Niken merasa puas dengan hasil yang dicapai. “Walaupun alatnya sederhana dan penghitungan masih manual, setidaknya kincir ini bisa menyadarkan kita untuk mulai mencegah pemanasan global lewat energi alternatif,” ungkapnya. (#) Jurnalis Fahri Zaidan | Sumber : Tagar.co
Campus Festival Synfest 2026, Alumni Smamdela Buka Jalan ke Dunia Kampus

SMAMDELAGRES — Puluhan alumni kembali ke almamater dengan satu misi: membuka cakrawala masa depan adik-adik kelasnya. Itulah yang terasa dalam Campus Festival (Camfest), salah satu rangkaian utama kegiatan Synfest 2026 yang digelar SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela), Selasa (27/1/2026). Sebanyak 40 alumni angkatan 2024–2025 yang kini menempuh studi di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) favorit hadir langsung menyapa para siswa. Mereka tidak sekadar datang bernostalgia, tetapi berbagi pengalaman nyata tentang dunia perkuliahan sebagai jenjang pendidikan setelah SMA. Baca juga: Synfest 2026, Etalase Pembelajaran Bermakna di SMA Muhammadiyah 8 Gresik Camfest dirancang sebagai ruang pertemuan inspiratif antara siswa dan alumni. Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah parade alumni kampus. Para alumni berjalan di hadapan peserta sambil membawa emblem almamater masing-masing—sebuah simbol keberagaman pilihan kampus sekaligus pesan bahwa setiap mimpi memiliki jalannya sendiri. Tak berhenti di situ, suasana semakin hidup saat booth kampus dibuka. Di titik-titik ini, siswa bebas berdialog langsung dengan para alumni: mulai dari cerita proses masuk perguruan tinggi, pemilihan program studi, sistem perkuliahan, hingga gambaran kehidupan mahasiswa sehari-hari. Percakapan berlangsung cair, penuh rasa ingin tahu, dan sarat motivasi. Fazar Izzul Muslimin (kiri) dalam parade Camfest 2026 (Tagar.co/Motreight) Momen reflektif sekaligus emosional datang dari Fazar Izzul Muslimin, Ketua IPM SMA Muhammadiyah 8 Gresik periode 2024–2025. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru yang telah membersamai perjalanan akademik para alumni. “Berkat bimbingan dan doa para guru di Smamdela, kami bisa menempuh jenjang kuliah sesuai dengan cita-cita kami,” ungkapnya. Fazar juga menyampaikan pesan penuh semangat kepada siswa Smamdela angkatan 2026 serta para tamu dari SMP dan MTs yang hadir. Ia mengajak mereka untuk berani bermimpi dan tidak ragu melangkah lebih jauh. “Jangan takut bermimpi tinggi. Dari sekolah sederhana ini, mimpi dibentuk dan cita-cita diperjuangkan. Smamdela mungkin berada di pinggiran dan jauh dari kata sempurna, tetapi justru di sinilah bakat-bakat digali, dibimbing, dan diarahkan hingga mampu meraih masa depan yang diinginkan. Berkat Smamdela, saya bisa meraih perguruan tinggi impian,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah. Rangkaian Campus Festival SYNFEST 2026 ditutup dengan foto bersama seluruh alumni, panitia, dan peserta di atas panggung. Momen ini menjadi penanda kuatnya ikatan almamater sekaligus harapan besar agar semakin banyak siswa Smamdela melangkah mantap menuju bangku perguruan tinggi. (#) Jurnalis Chintia Rizki | sumber : Tagar.co
Synfest 2026, Etalase Pembelajaran Bermakna di SMA Muhammadiyah 8 Gresik

SMAMDELAGRES — SMA Muhammadiyah 8 (Smamdela) Gresik menggelar Synfest 2026 bertema “Inovasi Lokal, Inspirasi Global.” pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini menjadi puncak penilaian akhir jenjang siswa kelas XII sekaligus ajang pameran karya dan kreativitas berbasis pembelajaran proyek. Begitu memasuki area sekolah, nuansa budaya Betawi langsung menyergap. Siswa mengenakan busana khas Betawi, dekorasi rumah Betawi lengkap dengan ondel-ondel menghiasi lingkungan sekolah, sementara aroma kuliner Betawi dari area bazar menggoda pengunjung. Di antara itu semua, siswa tampak sibuk berlalu-lalang di stan pameran. Kepala Smamdela, Emi Faizatul Afifah, M.Si. menjelaskan, Synfest merupakan puncak rangkaian penilaian akhir jenjang bagi siswa kelas XII. Ajang ini menjadi ruang untuk menampilkan hasil penelitian, karya, dan kreativitas yang dikembangkan selama proses pembelajaran. Namun lebih dari sekadar pameran, Synfest menunjukkan kemampuan siswa merancang dan menyelenggarakan kegiatan berskala besar secara mandiri, inovatif, dan bertanggung jawab. “Sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, seluruh rangkaian acara dikelola langsung oleh siswa,” ujar dia. Menurutnya, siswa mengambil peran penting sebagai pembawa acara, pengisi gema wahyu Ilahi, penampil talent show, operator teknis, hingga penanggung jawab pameran. “Setiap sudut kegiatan memperlihatkan kerja keras dan kolaborasi antarsiswa yang terbangun selama proses pembelajaran,” tambahnya. Nuansa Betawi kian hidup saat tarian lenong dipentaskan. Sorak dan tepuk tangan penonton mengiringi setiap adegan, menciptakan suasana meriah sekaligus edukatif. Di area bazar, siswa memperkenalkan sekaligus menjual aneka makanan khas Betawi. Sementara itu, di stan pameran, siswa dengan percaya diri mempresentasikan produk hasil ujian Project Based Learning (PjBL) kepada pengunjung dari berbagai kalangan. Sejumlah tamu undangan turut hadir, antara lain Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Gresik M. Fadloli Aziz, S.Si., M.Pd.; Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cerme 2015-02022 Suwarno, M.Pd.; serta Ketua PCA ‘Aisyiyah Cerme Siti Fatimah, S.Ag. Hadir pula para kepala sekolah amala Muhammadiyah di Cerme, jajaran struktural, guru, dan tenaga kependidikan Smamdela. Antusiasme juga datang dari luar sekolah. Siswa SMP Muhammadiyah 7 Cerme serta SMP Negeri 5, 9, 14, 18, dan 24 Gresik ikut menyaksikan rangkaian kegiatan, bersama seluruh siswa kelas X, XI, dan XII Smamdela yang memadati area acara. Siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 8 Gresik menampilkan tari budaya Betawi dalam rangkaian Synfest 2026 di SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Selasa (27/1/2026). (Tagar.co/Istimewa) Tetap Meriah Meski Diguyur Gerimis Pelaksanaan Synfest tetap berlangsung lancar meski gerimis turun sejak pagi. Cuaca tak menyurutkan semangat siswa kelas XII. Mereka bergotong royong menata panggung dan menyiapkan stan pameran sesuai konsep yang direncanakan. Tantangan cuaca justru dihadapi dengan sikap positif dan kerja sama yang solid. “Meski gerimis, alhamdulillah Synfest dapat terlaksana dengan baik. Bahkan terasa semakin berkesan karena acara dibuka dengan menyanyikan lagu Benyamin Sueb dan Ida Royani berjudul Hujan Gerimis,” ujar Fahri Zaidan Maulana, siswa kelas XII-4 yang bertugas sebagai pembawa acara bersama Naflah Shoofiyah Aatikah (XII-3). Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Smamdela Yuyun Minarti, menjelaskan, melalui Synfest 2026, Smamdela tak hanya merayakan capaian akademik siswa kelas XII, tetapi juga menegaskan pentingnya pembelajaran bermakna yang menumbuhkan kreativitas, kepemimpinan, kolaborasi, serta kecintaan pada budaya lokal. Dengan semangat inovasi lokal berinspirasikan global, Synfest menjadi penutup perjalanan belajar yang berkesan sekaligus pijakan awal menuju masa depan. “Melalui kegiatan ini, visi dan misi sekolah—menciptakan generasi berakhlak, berprestasi, dan berdaya saing global—dapat tercapai. Harapannya, Synfest terus berlanjut dan semakin baik dari tahun ke tahun,” pungkas. Jurnalis Chintia Rizki F. Penyunting Mohammad Nurfatoni | Sumber : tagar.co