Pesantren Kilat Ramadan Jadi Pembinaan Siswa SMAM 8 Gresik

SMAMDELAGRES — SMA Muhammadiyah 8 Gresik menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 H bagi siswa kelas X pada Senin (9/3/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yaitu 9–11 Maret 2026 atau bertepatan dengan 20–22 Ramadan 1447 H, dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi para siswa di lingkungan sekolah. Sebanyak 97 siswa kelas X mengikuti kegiatan tersebut. Untuk mendukung proses pembinaan yang lebih terarah, para peserta dibagi ke dalam 10 kelompok. Pembagian kelompok ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih aktif sekaligus mendorong interaksi antarsiswa selama kegiatan berlangsung. Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan tahun ini mengusung tema “Perkuat Iman, Bangun Karakter Pelajar yang Beradab.” Tema tersebut dipilih sebagai landasan kegiatan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan keislaman, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa melalui penanaman nilai akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat ukhuwah Islamiyah. Dalam sambutannya, Ketua Pesantren Kilat 1447 H, Mely Tri Octavina, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan bagi siswa untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan. “Pesantren kilat ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kalian untuk memperdalam pemahaman keislaman, meningkatkan kualitas ibadah, serta melatih diri menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab,” ujarnya di hadapan para peserta. Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk melakukan perbaikan diri melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. “Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Ikuti setiap kegiatan dengan semangat dan niat untuk memperbaiki diri. Karena Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, saat yang tepat untuk memperkuat iman dan memperindah akhlak kita,” tambahnya. Kegiatan pembukaan pesantren kilat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Emi Faizatul Afifah, Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Lukman Arif, serta para guru yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, panitia dari siswa kelas XII juga turut terlibat dalam membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, para peserta dijadwalkan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, antara lain kajian keislaman, pembinaan ibadah, diskusi kelompok, refleksi Ramadan, serta kegiatan kebersamaan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun kebersamaan di antara para siswa. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan dapat memperoleh tambahan pemahaman mengenai nilai-nilai keislaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini menjadi salah satu program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh SMA Muhammadiyah 8 Gresik setiap bulan Ramadan sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Penulis : Chintia Rizki | Sumber : pwmu.co
Dari Sekolah Ke Mihrab Umat, Smamdela Delegasikan Puluhan Siswa sebagai Imam Tarawih

SMAMDELAGRES — Suasana Ramadan tahun ini terasa semakin istimewa bagi keluarga besar SMA Muhammadiyah 8 Gresik atau yang akrab disapa Smamdela. Sejak 24 Februari, sejumlah siswa kelas XI dan XII mendapatkan amanah mulia. Menjadi imam salat Tarawih di berbagai masjid. Baik di sekitar sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka. “Program delegasi imam Tarawih ini merupakan agenda rutin sekolah setiap bulan Ramadan. Ini sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan kompetensi keislaman siswa,” jelas Wakil Kepala ISMUBA Smamdela, Lukman Arif,SPdI, (5/3/2026) Ia menyampaikan rasa bangga terhadap 11 siswa yang menjalankan amanah dengan baik. “Kami sangat bangga kepada para siswa yang telah bertugas menjadi imam Tarawih di tengah masyarakat. Semoga di tahun berikutnya semakin banyak siswa yang bisa kami delegasikan. Sehingga semakin luas manfaat yang bisa mereka tebarkan.” Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang praktik ibadah. Tetapi juga latihan kepemimpinan, keberanian, serta tanggung jawab sosial bagi para siswa. Delegasi Imam Tarawih adalah bentuk nyata pembinaan karakter dan peningkatan kompetensi siswa. Khususnya mereka yang menekuni kelas tahfidz Al-Qur’an. Tahun ini, sebanyak 11 siswa mendapat delegasi untuk bertugas sebagai imam Tarawih di berbagai wilayah. Siswa kelas XI yang mendapat kepercayaan tersebut adalah Althaf Arva Syahreza, Maulana Fajar Romadhon, dan Ulil Albab. Sementara dari kelas XII adalah Muhammad Raihan Eishirazy, Muhammad Abi Abdillah Rusdianto, Ripal, Al Emier Asy Syaibani Z., Zulfikar Amirulloh, Revand Mahendra Putra, Rama Putra Devansyah, dan Jovan Rafael Susanto. Dengan penuh tanggung jawab, mereka memimpin salat Tarawih, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan tartil dan penuh penghayatan. Kehadiran para siswa ini menjadi kebanggaan tersendiri. Di usia muda, mereka telah tampil percaya diri di mihrab. Memimpin jamaah dari berbagai kalangan usia. “Alhamdulillah saya dipercaya menjadi imam di tiga kecamatan yakni Kecamatan Cerme, Balongpanggang, dan Benjeng. Melalui safari Ramadan ini bakat saya di dunia tahfidz lebih terasah,” kata syukur salah satu siswa yang bertugas, Muhammad Abi Abdillah Rusdianto. Dengan kegiatan ini, ia merasa bisa mengamalkan ilmu yang telah dipelajarinya. “Semoga dapat istiqomah dalam menjalankan kebaikan dan kebermanfaatan untuk sesama di bulan Ramadan.” Hal senada juga disampaikan oleh Rama Putra Devansyah (Devan). “Saya merasa sangat bangga bisa mendapat amanah menjadi imam. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Harapannya semoga program ini terus dilaksanakan dan semakin banyak siswa yang didelegasikan untuk menjadi imam masjid. Untuk teman-teman seusia saya, mari kita ramaikan masjid bersama.” Delegasi imam Tarawih adalah langkah awal para siswa untuk menapak jalan panjang pengabdian kepada umat. Dari mihrab masjid, mereka belajar memimpin. Dari lantunan ayat suci, mereka menebar cahaya. Dan dari Ramadan ini, lahirlah generasi penerus yang siap menjadi kebanggaan bangsa dan agama. Penulis : Chintia Rizki | Sumber : pwmu.co
Selamat Menempuh PSTS & PSAT

Selamat menempuh *PSTS Kelas X & XI* serta *PSAT Kelas XII* Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026. Saatnya membuktikan proses belajar dengan usaha terbaik. Tetap fokus, jaga kejujuran, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Setiap soal adalah langkah menuju pencapaian yang lebih tinggi. Semoga diberikan kemudahan, ketenangan, dan hasil terbaik untuk seluruh siswa SMAMDELA. Tetap semangat dan jadilah generasi berprestasi! 💪🏻✨ #SMAMDELA #SekolahSangJuara #PSTS2025 #PSAT2025 #SemesterGenap #SMA Muhammadiyah8Gresik
Teguhkan Amanah Ramadan, 106 Siswa SMAMDELA Resmi Dikukuhkan dalam Program Pengabdian Masyarakat 1447 H

SMAMDELAGRES — Suasana Ramadan 1447 H terasa khidmat di Masjid Sabilul Muttaqin, Senin pagi (23/2/2026). Usai rangkaian pembiasaan salat duha berjamaah, kultum, dan tadarus Al-Qur’an, SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELA) secara resmi mengukuhkan 106 siswa dalam Program Pengabdian Masyarakat Ramadan 1447 H. Prosesi yang berlangsung pukul 07.00–09.00 WIB tersebut menjadi momentum sakral sebelum para siswa terjun langsung ke tengah masyarakat. Program ini sekaligus menegaskan posisi SMAMDELA sebagai satu-satunya sekolah di wilayah Gresik Selatan yang memiliki program pengabdian Ramadan secara terstruktur. Pengukuhan dipimpin Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Lukman Arif, S.Pd.I. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah personal, tetapi juga ruang pembelajaran sosial yang nyata dan kontekstual. “Ilmu yang dipelajari di sekolah harus hidup di tengah masyarakat. Melalui program ini, siswa belajar memimpin, melayani, serta menjaga amanah,” ujarnya. Prosesi dilanjutkan dengan penyematan simbolis tanda peserta oleh Ketua Panitia Program Pengabdian, Abdul Arkham, M.Pd. Penyematan tersebut diwakilkan kepada siswa kelas XII 4, Abi Abdillah, sebagai simbol kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan tugas pengabdian selama tiga pekan ke depan. Dari total 106 siswa, sebanyak 83 siswa bertugas mengajar mengaji di TPA/TPQ pada masjid atau musala yang berada di sekitar tempat tinggal masing-masing. Sementara itu, 23 siswa lainnya mendapat amanah menjadi imam sekaligus menyampaikan kultum dalam pelaksanaan salat tarawih di lingkungan masyarakat. Program Pengabdian Masyarakat ini berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Selama periode tersebut, para siswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjaga nama baik almamater dan keluarga. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi ruang pembelajaran karakter yang memperkuat tanggung jawab, kedewasaan, serta kemampuan beradaptasi. Kepala SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Emi Faizatul Afifah, dalam pesan khususnya menekankan pentingnya adab dan integritas selama bertugas. “Gunakan tutur kata yang sopan dan santun, jaga nama baik almamater SMAMDELA, orang tua, dan diri sendiri. Pastikan mampu menyesuaikan diri dengan baik saat bertugas serta maksimalkan performa dalam setiap amanah yang diemban. Amanah ini harus dijaga sebaik-baiknya,” tegasnya. Melalui program ini, Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran sosial yang hidup. Di tengah masyarakat, para siswa mempraktikkan nilai keilmuan, adab, dan kepemimpinan secara langsung. Inilah komitmen yang terus dijaga SMAMDELA dalam membentuk generasi berkarakter dan berdaya guna. Penulis : Liset Ayuni | Sumber : pwmu.co
Lentera Ramadhan SMAMDELA 1447 H

Alhamdulillah, telah dilaksanakan *Pengukuhan 80 Siswa Pengabdian Masyarakat Mengaji Bersama SMAMDELA* sebagai bagian dari ikhtiar menumbuhkan semangat dakwah, kepedulian sosial, dan penguatan karakter islami peserta didik. Kegiatan ini menjadi langkah nyata SMAMDELA dalam mencetak generasi berakhlak mulia, berilmu, serta siap mengabdi di tengah masyarakat. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan bernilai ibadah dan membawa keberkahan. Aamiin 🤲 #LenteraRamadhanSMAMDELA #SafariRamadhan #PengabdianMasyarakat #MengajiBersama #SMAMDELA #SekolahSangJuara #Ramadhan1447H #PelajarMuhammadiyah
Tim Futsal Smamdela Gresik Raih Juara 1 MAPS UISI 2026

SMAMDELAGRES — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Tim Futsal SMAMDELA Gresik dalam ajang MAPS UISI 2026. Dengan semangat juang tinggi dan kerja keras yang konsisten, tim berhasil meraih Juara 1 setelah melalui rangkaian pertandingan yang penuh tantangan, Ahad (25/1/2026). Keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan para pemain. Dengan latihan rutin hampir setiap hari, menjaga pola makan sehat, serta menjaga kondisi fisik secara disiplin, Alhamdulillah tim mampu menunjukkan performa terbaik hingga akhir turnamen. Tim Futsal SMAMDELA membawa 11 pemain terbaik, yaitu: Revan R (XI IPA 1), Fachri Ilham (XI IPA 1), Achmad Agus Amar (XI IPA 1), Johan Armando Letlora (X-C), Rasya Dafa Alfianto (XII-3), M. Dimas Afriza (XII-3), Zulfikar A. (XII-3), M. Revand Mahendra Putra (XII-3), Farell Firmansyah Salim (XII-2), Moh Rizky Ardiansyah (X-C), dan Fajar Arsavin (XII IPA 2). Perjalanan menuju juara dimulai dari fase grup. SMAMDELA tampil dominan dengan mengalahkan SMKM 3 dengan skor 8-2, SMK Islamic Icon dengan skor 11-2 dan SMKNU Gresik dengan skor 7-0. Hasil tersebut memastikan SMAMDELA keluar sebagai juara grup. Memasuki babak 16 besar, SMAMDELA menghadapi SMANIM dan berhasil menang dengan skor 4-1. Di babak 8 besar, pertandingan berlangsung sengit melawan SMK PGRI Gresik dengan skor imbang 4-4. Laga kemudian dilanjutkan ke adu penalti dan dimenangkan SMAMDELA dengan skor 2-1. Pada babak semifinal (4 besar), SMAMDELA bertemu juara bertahan tahun lalu, SMK Semen Gresik. Dengan permainan solid dan penuh determinasi, SMAMDELA berhasil menang 2-1. Laga final menjadi penentuan segalanya. Berhadapan dengan SMK Nurul Islam, pertandingan berlangsung menegangkan. Namun dengan kerja sama tim yang kuat dan mental juara, SMAMDELA kembali meraih kemenangan dengan skor 4-3. Dengan hasil tersebut, Tim Futsal SMAMDELA Gresik resmi dinobatkan sebagai Juara 1 MAPS UISI 2026. Dalam ajang tersebut, SMAMDELA Tidak hanya menjadi Juara 1 tetapi juga menorehkan prestasi individu dengan meraih Top Score, menunjukkan ketajaman lini serang yang semakin matang. Ricky Maulana Pratama, pelatih futsal sekaligus koordinator kelas olahraga SMAMDELA mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih tim futsal. “Saya bangga dengan perjuangan anak-anak yang sudah berlatih dengan konsisten, serta kekompakan tim yang solid hingga akhirnya bisa meraih Juara 1 MAPS UISI 2026,” ujarnya. Konsistensi yang Berbuah Manis Smamdela membuktikan bahwa kesuksesan diraih melalui konsistensi, kerja keras, dan pengalaman dari berbagai kompetisi yang diikuti sejak tahun 2025 hingga 2026. Berikut deretan prestasi yang berhasil diraih, pertama UQ Cup – 18 Mei 2025. Dalam ajang UQ Cup yang diselenggarakan oleh Universitas Qomarudin, SMAMDELA sukses meraih Juara 1 serta kembali membawa pulang gelar Top Score. Prestasi ini menjadi titik balik yang membuktikan kesiapan tim bersaing di level lebih tinggi. Kedua FFC UINSA – 3 November 2025, Di ajang FFC UINSA (FISIP Fantastic Competition) yang digelar oleh UIN Sunan Ampel Surabaya, SMAMDELA berhasil meraih Juara 3 Ketiga RAYA BERKARYA – 13 September 2025, Pada kompetisi RAYA BERKARYA, tim kembali menunjukkan konsistensinya dengan meraih Juara 3. Keempat FFC UINSA – 3 November 2025, Di ajang FFC UINSA (FISIP Fantastic Competition) yang digelar oleh UIN Sunan Ampel Surabaya, SMAMDELA berhasil meraih Juara 3, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu tim pelajar yang diperhitungkan. Kelima ME CONFEST – 30 November 2025, Dalam ajang ME CONFEST (Muhammadiyah National Conference and Festival on Education, Sport and Arts), Tim Futsal SMAMDELA berhasil meraih Juara 2. Hasil ini semakin mendekatkan tim pada target juara utama. Rangkaian prestasi tersebut membuktikan bahwa perjalanan panjang, pengalaman bertanding, serta evaluasi dari setiap kompetisi menjadi kunci keberhasilan. Dari Juara 3, Juara 2, hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi, Tim Futsal SMAMDELA Gresik menunjukkan bahwa konsistensi dan kerja keras akan selalu menemukan jalannya menuju kesuksesan. Penulis : Chintia Rizki | Sumber : Tagar.co
Mari makmurkan masjid dan kuatkan iman melalui Sholat Jum’at berjamaah

SMA Muhammadiyah 8 Gresik menghadirkan khotib dan imam dari siswa terbaik yang aktif dalam ekstra Tahfidz, sebagai wujud pembinaan karakter religius dan kepemimpinan sejak dini. 📅 Jum’at, 06 Februari 2026 📍 Masjid Darul Falah Dusun Kedungjati, Desa Sukoanyar, Cerme – Gresik Khotib: M. Abi Abdillah R. (Siswa SMA Muhammadiyah 8 Gresik) Imam: M. Raihan Eishirazy (Siswa SMA Muhammadiyah 8 Gresik) Semoga membawa keberkahan dan menjadi ladang amal bagi kita semua. 🤲 #SMAMDELA #SMAMuhammadiyah8Gresik #SekolahSangJuara #SholatJumat #DakwahPelajar #TahfidzSMAMDELA #GenerasiBerakhlak
Branding yang kuat lahir dari strategi yang tepat

SMAMDELA berkomitmen untuk terus bertumbuh dan beradaptasi di era kompetitif melalui kegiatan *Penguatan Branding & Strategi Marketing* bersama Nanang Sutedja, S.E., M.M Direktur PT. VUFA. 📅 Jumat, 06 Februari 2026 📍 Meeting Room SMA Muhammadiyah 8 Gresik Semoga melalui kegiatan ini, SMAMDELA semakin mantap melangkah sebagai Sekolah Sang Juara dengan identitas yang kuat dan strategi yang berkelanjutan. #SMAMDELA #SMAMuhammadiyah8Gresik #SekolahSangJuara #BrandingSekolah #StrategiMarketing #VokasiSMAMDELA
Siswa SMAMDELA Dewi Sinta Berhasil Olah Daun Kelor Jadi ‘Snackbar’ Bernilai Gizi Tinggi

SMAMDELAGRES — Rada Dewi Sinta, siswa SMA Muhammadiyah 8 (SMAMDELA) Gresik berhasil menciptakan produk pangan yang inspiratif dan membanggakan. Siswa kelas XII ini sukses menciptakan produk pangan berupa camilan (snack) bergizi tinggi, berbahan baku tepung daun kelor. Sukses Sinta, sapaan akrabnya, telah dipresentasikan dalam ujian hasil Project Based Learning (PjBL) kelas XII pada 21 Januari 2026 lalu, di ruang ujian SMAMDELA. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari ujian proposal yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Desember 2025, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang rutin diterapkan sekolah. Sementara hasil produk kreatif Sinta ini, dirilis dalam pameran karya pada 27 Januari 2026. Produk inspiratif yang dihasilkan Sinta, dikemas dengan judul “Pembuatan Snackbar dari Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Labu Kuning (Cucurbita Moschata) sebagai Pangan Fungsional Sumber Protein dan Antioksidan”. Produk yang dihasilkan diberi nama Pumpleaf Bar, camilan berbahan lokal dengan nilai gizi tinggi. Ujian hasil produk karya Sinta ini dibimbing oleh Uswatun Khasanah, SSi, dan mendapat apresiasi dari Emi Faizatul Afifah, MSi, selaku penguji sekaligus Kepala SMAMDELA. Menurutnya, proyek ini mencerminkan esensi PjBL yang tidak hanya mengasah keterampilan akademik, tetapi juga membangun sikap kritis, kreativitas, dan kepedulian terhadap kesehatan. “Pembelajaran seperti ini melatih siswa berpikir aplikatif dan siap menghadapi tantangan setelah SMA. Ini layak dikembangkan,” ujar Emi saat dihubungi, Sabtu (31/1/2026). Sinta menuturkan, PjBL memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran konvensional. Dalam proyek ini, ia mengaku terlibat langsung sejak tahap awal, mulai dari pencarian ide, mempelajari kandungan gizi bahan, menyiapkan alat dan bahan, hingga proses produksi dan uji organoleptik sederhana. “Saya benar-benar merasakan prosesnya dari awal sampai akhir,” ujarnya bangga. Tantangan pun tak terhindarkan. Pengaturan waktu dengan mata pelajaran lain, penentuan takaran bubuk daun kelor agar rasa tidak terlalu kuat (menyengat), serta pengaturan suhu dan waktu pemanggangan menjadi kendala utama. Namun dari proses tersebut, Sinta mengaku belajar untuk lebih sabar, teliti, dan bertanggung jawab. “Saya jadi lebih mandiri dan paham, bahwa bahan sederhana di sekitar kita bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat,” katanya. Secara keseluruhan, Sinta mengaku puas dengan hasil PjBL yang ia capai. Selain produk yang diterima dengan baik, pengalaman selama proses menjadi bekal penting bagi perkembangan sikap dan keterampilannya sebagai pelajar. Sumber : radarjatim.id
Luar Biasa, Siswa SMAMDELA Dewi Sinta Berhasil Olah Daun Kelor Jadi ‘Pumpleaf Bar’ Bernilai Gizi Tinggi

SMAMDELAGRES — Rada Dewi Sinta, salah satu siswa SMA Muhammadiyah 8 (SMAMDELA) Gresik berhasil menciptakan produk pangan yang inspiratif dan membanggakan. Siswa kelas XII ini sukses menciptakan produk pangan berupa camilan (snack) bergizi tinggi, berbahan baku tepung daun kelor. Sukses Sinta, sapaan akrabnya, dipresentasikan dalam ujian hasil Project Based Learning (PjBL) kelas XII pada 21 Januari 2026 lalu, pukul 09.30–10.30 WIB, di ruang ujian SMAMDELA. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari ujian proposal yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Desember 2025, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang rutin diterapkan sekolah. Sementara hasil produk kreatif Sinta ini, dirilis dalam pameran karya pada 27 Januari 2026. Produk inspiratif yang dihasilkan Sinta, mengangkat judul “Pembuatan Snackbar dari Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Labu Kuning (Cucurbita Moschata) sebagai Pangan Fungsional Sumber Protein dan Antioksidan”. Produk yang dihasilkan diberi nama Pumpleaf Bar, camilan berbahan lokal dengan nilai gizi tinggi. Ujian hasil produk karya Sinta ini dibimbing oleh Uswatun Khasanah, SSi, dan mendapat apresiasi dari Emi Faizatul Afifah, MSi, selaku penguji sekaligus Kepala SMAMDELA. Menurutnya, proyek ini mencerminkan esensi PjBL yang tidak hanya mengasah keterampilan akademik, tetapi juga membangun sikap kritis, kreativitas, dan kepedulian terhadap kesehatan. “Pembelajaran seperti ini melatih siswa berpikir aplikatif dan siap menghadapi tantangan setelah SMA. Ini layak dikembangkan,” ujar Emi saat dihubungi, Sabtu (31/1/2026). Sinta menuturkan, PjBL memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran konvensional. Dalam proyek ini, ia mengaku terlibat langsung sejak tahap awal, mulai dari pencarian ide, mempelajari kandungan gizi bahan, menyiapkan alat dan bahan, hingga proses produksi dan uji organoleptik sederhana. “Saya benar-benar merasakan prosesnya dari awal sampai akhir,” ujarnya bangga. Tantangan pun tak terhindarkan. Pengaturan waktu dengan mata pelajaran lain, penentuan takaran bubuk daun kelor agar rasa tidak terlalu kuat (menyengat), serta pengaturan suhu dan waktu pemanggangan menjadi kendala utama. Namun dari proses tersebut, Sinta mengaku belajar untuk lebih sabar, teliti, dan bertanggung jawab. “Saya jadi lebih mandiri dan paham, bahwa bahan sederhana di sekitar kita bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat,” katanya. Secara keseluruhan, Sinta mengaku puas dengan hasil PjBL yang ia capai. Selain produk yang diterima dengan baik, pengalaman selama proses menjadi bekal penting bagi perkembangan sikap dan keterampilannya sebagai pelajar. (*) Kontributor: Liset Ayuni Sumber : giri.musma