Program Tahfidz SMAMDELA Dievaluasi melalui Munaqosah

SMAMDELAGRES — Komitmen SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELA) dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an terus diwujudkan melalui pelaksanaan program tahfidz. Salah satu bentuk implementasi program tersebut adalah kegiatan Munaqosah Tahfidzul Qur’an yang diikuti oleh 30 siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (16/12/2025) bertempat di Masjid Sabilul Muttaqin, Desa Morowudi, Gresik. Munaqosah Tahfidzul Qur’an ini menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran tahfidz sekaligus sarana penguatan spiritual bagi para siswa. Melalui kegiatan tersebut, sekolah melakukan pengukuran capaian hafalan yang telah ditempuh peserta didik selama mengikuti program tahfidz. Selain itu, munaqosah juga dimaksudkan untuk melatih kedisiplinan, ketekunan, serta keistiqamahan siswa dalam menjaga dan mengamalkan hafalan Al-Qur’an. Pelaksanaan munaqosah ini terselenggara atas kerja sama antara SMAMDELA dengan Majelis Tabligh Divisi Tazdid Center Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pembinaan keislaman siswa melalui keterlibatan persyarikatan dalam kegiatan pendidikan di sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba SMAMDELA, Lukman Arif, S.Pd.I., menyampaikan bahwa munaqosah memiliki peran penting dalam pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an. “Munaqosah ini bukan sekadar ujian hafalan, tetapi ikhtiar menanamkan kecintaan dan tanggung jawab siswa terhadap Al-Qur’an. Harapannya, apa yang mereka hafalkan dapat tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” ujarnya. Selama pelaksanaan kegiatan, para siswa mengikuti tahapan ujian dengan tertib dan penuh kesungguhan. Tim penguji melakukan penilaian terhadap beberapa aspek, antara lain kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, serta adab dalam membaca Al-Qur’an. Proses munaqosah berlangsung dengan suasana khidmat dan tertib sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Lukman Arif menambahkan bahwa program tahfidz di SMAMDELA dirancang sebagai proses pembinaan yang berkelanjutan. “Kami ingin tahfidz tidak berhenti pada target hafalan, tetapi menjadi kebiasaan dan kebutuhan spiritual siswa. Karena itu, pembinaan terus kami lakukan secara bertahap dan terukur,” tambahnya. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari guru, orang tua siswa, hingga mitra persyarikatan. Dukungan tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program tahfidz di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan Munaqosah Tahfidzul Qur’an ini, SMAMDELA meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguatan akademik dan pembinaan nilai keislaman. Program tahfidz diharapkan mampu membentuk karakter religius siswa serta menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan di sekolah. Penulis : Liset Ayuni Sumber : pwmu.co
Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar SMAMDELA. Selamat kepada Lukman Arif, S.Pd.I yang berhasil meraih Medali Emas Individu Barebow 20M Putra pada Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025. Capaian ini menjadi bukti bahwa ketekunan, fokus, dan konsistensi akan selalu mengantarkan pada hasil terbaik. Terus menginspirasi dan menorehkan prestasi. #SMAMDELA #PrestasiSMAMDELA #ArcheryCompetition #PanahanGresik #BupatiGresikInvitational #BanggaSMAMDELA
Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025

Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Arina Fadhila Rahmawati atas raihan Medali Emas Individu Paralon SMA/Umum Putri pada Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025. Prestasi ini menjadi bukti semangat juang dan kepercayaan diri siswi SMAMDELA dalam mengukir prestasi di bidang olahraga. Terus melangkah dan menginspirasi. #SMAMDELA #PrestasiSiswi #PanahanPutri #ArcheryCompetition #BupatiGresikInvitational #BanggaSMAMDELA
Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025

Selamat kepada Zukfikar Amirulloh atas pencapaian Medali Perak Individu Paralon SMA/Umum Putra pada Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025. Sebuah hasil yang patut dibanggakan dan menjadi motivasi untuk terus berkembang serta meraih prestasi yang lebih tinggi. Terus semangat dan berproses. #SMAMDELA #PrestasiSiswa #PanahanSMA #ArcheryCompetition #BupatiGresikInvitational #BanggaSMAMDELA
Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025

Prestasi gemilang kembali diraih oleh siswa SMAMDELA. Selamat kepada M. Raffa Azka Firdaus yang berhasil meraih Medali Emas Individu Paralon SMA/Umum Putra pada Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025. Semoga prestasi ini menjadi awal dari capaian-capaian hebat selanjutnya. Terus berkarya dan berprestasi. #SMAMDELA #PrestasiSiswa #JuaraPanahan #ArcheryCompetition #BupatiGresikInvitational #BanggaSMAMDELA
Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025.

Selamat kepada Nayla Aghniya Maulidah atas keberhasilannya meraih Medali Perak Individu Paralon SMA/Umum Putri pada Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025. Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus berprestasi dan membawa nama baik sekolah. #SMAMDELA #MedaliPerak #PrestasiSiswa #PanahanGresik #BupatiGresikInvitational #ArcheryCompetition #SiswaBerprestasi
Kejuaraan Panahan se-Kabupaten Gresik

Selamat kepada Bella Navela Ariyanti yang telah berpartisipasi dalam Bupati Gresik Invitational Archery Competition 2025 pada ajang Kejuaraan Panahan se-Kabupaten Gresik yang diselenggarakan di Lapangan SOR Timur Petrokimia Gresik. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran, pengembangan bakat, serta pembentukan mental juang dalam bidang olahraga panahan. Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. #SMAMDELA #SMA Muhammadiyah 8 Gresik #PrestasiSiswa #PanahanGresik #BupatiGresikInvitational #ArcheryCompetition #SiswaBer
Smamdela Warnai Akhir Semester dengan Ujian Tujuh Warna, Hadirkan Angin Segar dan Semangat Baru Bagi Siswa

SMAMDELAGRES — Suasana berbeda terasa di SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela) pada Kamis pagi (11/12/2025). Jika biasanya akhir semester identik dengan ujian yang menegangkan, tahun ini Smamdela tampil lebih dinamis dengan penerapan konsep ujian “tujuh warna” dalam Penilaian Sumatif Akhir Semester. Konsep tersebut menghadirkan tujuh model ujian berbeda, yaitu ujian berbasis smartphone (CBT), ujian paper, ujian kokurikuler, belajar dari tokoh, ujian kolaboratif, Project Based Learning (PJBL), dan ujian Tasmi. Setiap “warna” menjadi simbol keberagaman pengalaman belajar, menjadikan evaluasi tidak sekadar menilai kemampuan akademik, tetapi juga memberi ruang eksplorasi. Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Yuyun Minarti, S.E., menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari keresahan siswa terkait kejenuhan dan tekanan ujian konvensional. “Aspirasi siswa melahirkan ujian kolaboratif. Kami juga ingin memberikan pengalaman dan skill abad 21 melalui ujian belajar dari tokoh, presentasi, dan PJBL,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa ujian kini bukan hanya soal angka, tetapi pembentukan karakter. “Harapannya, siswa mampu mengasah komunikasi, kolaborasi, dan tanggung jawab sesuai tuntutan zaman,” harapnya. Ragam Ujian Meskipun mengusung banyak inovasi, Smamdela tetap mempertahankan beberapa ujian konvensional. Putri Dwi Astuti, penanggung jawab PSTS, menyebutkan bahwa matematika, fisika, dan kimia tetap menggunakan CBT dan paper. “Dengan paper, siswa lebih fokus dan potensi kecurangan bisa diminimalisir,” jelasnya. Ragam bentuk ujian juga diarahkan untuk menggali potensi terbaik siswa. Melalui belajar dari tokoh, mereka dapat berdialog dengan sosok inspiratif. PJBL mengajak siswa menyelesaikan masalah nyata, ujian kokurikuler mengembangkan bakat non-akademik, ujian kolaboratif membangun kerja tim, sementara Tasmi memberi penguatan spiritual. Kepala Smamdela, Emi Faizatul Afifah, menegaskan bahwa sekolah berkomitmen menciptakan evaluasi yang lebih manusiawi. “Smamdela ingin memfasilitasi siswa berkembang sesuai bakat minatnya. Kami ingin membantu mereka menjadi versi terbaik dari dirinya,” ujarnya. Emi berharap penerapan ujian “tujuh warna” menjadikan akhir semester sebagai momentum pembentukan karakter, bukan sekadar pengukuran pengetahuan. “Semoga melalui pengalaman ini, siswa lebih siap menghadapi tantangan, lebih kritis, dan tumbuh karakter yang baik,” tutupnya. (*) Penulis : Chintia Rizki Sumber : pwmu.co
Lima Pesilat Smamdela Gresik Rajai Kejuaraan Silat

SMAMDELAGRES — Pagi di GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik mengalirkan ritmenya sendiri. Suara langkah peserta yang terburu-buru, denting senjata latihan, dan seruan pelatih dari sudut ruangan seakan menjadi musik latar kejuaraan besar tahunan itu. Namun, momen pada akhir November hingga pertengahan Desember 2025 terasa berbeda. Lima atlet Smamdela, SMA Muhammadiyah 8 Gresik, mencatatkan prestasi yang menorehkan kebanggaan baru bagi sekolah dan Gresik bagian selatan. Ajang ini bukan sembarang turnamen. Grissee Pencak Silat Championship II 2025, kompetisi resmi yang IPSI Kabupaten Gresik selenggarakan bekerja sama dengan Kodim 0817/Gresik. Menarik 1.775 pelajar dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK. Bertempat di Gedung WEP Gresik, kejuaraan ini berlangsung dalam dua gelombang. Yakni 25–28 November dan 9–11 Desember 2025. Ratusan laga penuh ketegangan dan energi muda pun hadir di sana. Dari ratusan pesilat, lima nama dari Smamdela bersinar sebagai bintang baru. Mereka tidak hanya mencatatkan prestasi, tetapi memamerkan ketenangan yang jarang dimiliki remaja seusia mereka. Emas Beruntun dari Lima Pesilat Muda Falrino Alfarezi dari kelas XI IPA 2 memulai rentetan kebanggaan itu. Berlaga di Kelas F Remaja Putra, Falrino melangkah mantap sejak babak penyisihan. Postur tubuhnya yang tinggi dan pukulan terukur meningkatkan kepercayaan dirinya. “Aku cuma fokus pada satu hal, nerapin arahan pelatih,” ungkapnya singkat. Tak kalah memukau, M. Satria Ramadhan dari kelas XII 4 yang turun di Kelas E Remaja Putra juga merebut Juara I. Satria tampil dengan agresivitas yang konsisten dan stamina menakjubkan. Setiap kali kakinya menjejak matras, penonton mengiringi dengan tepuk tangan. Ia menjadi salah satu pesilat yang wasit nilai paling stabil sepanjang hari itu. Di sisi arena lain, dua pesilat putri kelas X B, Putri Aulia dan Siti Rasyada Syamsiatika, membuktikan usia muda bukan penghalang untuk tampil matang. Putri Aulia meraih Juara I Kelas E Remaja Putri. Sementara itu, Rasyada yang turun di nomor Seni Tunggal Tangan Kosong memikat juri dengan ketelitian, keindahan gerak, dan ketenangan yang membuatnya tampak lebih dewasa. Keduanya membawa pulang medali emas yang sangat berarti. Satu lagi prestasi penting disumbangkan oleh Hilman Johary kelas X A. Bertanding di Kelas B Remaja Putra, Hilman berhasil merebut Juara II setelah melewati laga-laga berat sejak pagi. Meskipun tidak naik podium tertinggi, kerja keras dan pertarungan tanpa menyerahnya justru menjadi cerita favorit banyak teman di sekolah. Ofisial di Balik Kemenangan Di balik layar kemenangan ini, ada nama seorang siswa yang bekerja keras memastikan kelancaran tim. Maulana Rozaq, siswa kelas X B sekaligus atlet silat, berperan sebagai ofisial yang mewakili pelatihnya. Ia mengurus administrasi, memastikan jadwal bertanding, hingga menjaga mental rekan-rekannya. “Mereka berjuang, saya pastikan mereka siap,” tuturnya merendah. Kejuaraan ini bukan hanya tentang medali. IPSI Gresik merancang ajang ini sebagai wadah agar pesilat muda tidak “berlatih liar,” tetapi berkembang melalui jalur resmi yang sportif dan terukur. Lima juara dari Smamdela membuktikan anak-anak muda dapat tumbuh dengan karakter kuat saat diberi ruang yang tepat. Sore itu, saat lampu GOR WEP mulai meredup, lima nama dari Smamdela kembali dengan kebanggaan yang tidak hanya tertulis pada piagam, tetapi juga terpancar pada cara mereka melangkah lebih tegak. Mereka pulang sebagai juara, dan mungkin, menjadi calon atlet masa depan Gresik bahkan Nasional. (#) Jurnalis Liset Ayuni Sumber : Tagar.co
Guru dan Siswa Smamdela Juara Panahan

SMAMDELAGRES — Suara tepuk tangan menggema di Lapangan SOR Petrokimia Gresik selama dua hari, 6–7 Desember 2025. Di tengah teriknya cuaca dan hiruk-pikuk kompetisi panahan, nama Smamdela (SMA Muhammadiyah 8 Gresik) berkali-kali dipanggil ke podium kemenangan. Sekolah ini menyabet serangkaian medali, mulai dari kategori pelajar hingga umum. Pada gelaran Archery Competition Bupati Gresik Invitational 2025 yang Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Gresik selenggarakan, Smamdela tampil sebagai sekolah dengan perolehan prestasi terbanyak. Ajang panahan tingkat kabupaten yang diikuti 101 peserta dari berbagai sekolah dan klub ini berlangsung meriah. Ketua KONI Gresik, dr. Anis Ambiyo Putri, bersama Ketua Perpani Gresik, Dr. Ir. Ari Primantara, serta Kabidpora Disbudparpora Gresik, Kumala Wardani, S.A.P., resmi membuka kompetisi ini. Meskipun Wakil Bupati Gresik berhalangan hadir dan mewakilkan, suasana pembukaan tetap penuh antusiasme. Tim-tim panahan tampil percaya diri di tengah ratusan peserta. Namun, perhatian penonton tertuju pada rombongan Cerme Archery Club, yang di dalamnya tergabung para atlet dari Smamdela. Sejak awal pertandingan, kelompok pemanah muda berseragam putih-abu itu mencuri perhatian. “Anak-anak sudah mempersiapkan diri secara serius. Mereka rutin latihan bersama klub, dan hari ini kami hanya ingin menampilkan skill terbaik kami,” ujar Ahmad Rizal Azdka, S.Pd, Waka Kesiswaan Smamdela, yang setia mendampingi para atlet sejak pagi. Bertabur Juara Perlombaan berlangsung ketat, tetapi nama Smamdela mulai muncul satu per satu di papan unggulan. Arina F.R, siswi kelas XI, menunjukkan ketenangan luar biasa saat berhadapan dengan puluhan peserta putri lainnya. Konsistensi tembakannya mengantar Arina meraih Juara 1 Paralon SMA Putri. Tidak berselang lama, rekan setimnya, Nayla Aghniya, menjejak podium sebagai Juara 2. Dua puncak podium di kategori yang sama membuktikan dominasi pemanah putri Smamdela. Dari kategori putra, torehan prestasi mereka tidak kalah cemerlang. M. Rafa tampil impresif sejak babak penyisihan hingga final, membawa pulang Juara 1 Paralon SMA Putra. Zulfikar Amirulloh menyusul sebagai Juara 2. Adapun Daffa Fawwas Rabbani melengkapi podium dengan Juara 3. Tiga atlet menempati tiga posisi terbaik dalam satu kategori, membuat sorak penonton tak putus-putus. Keberhasilan ini bukanlah kebetulan. Para siswa Smamdela tergabung dalam Cerme Archery Club, sebuah wadah pembinaan panahan yang berfokus pada teknik dasar, mental kompetisi, hingga disiplin latihan. “Mereka tumbuh bersama, berlatih bersama, dan hari ini menuai hasil yang pantas mereka dapatkan,” tambah Rizal. Guru Smamdela Juara Kategori Umum Yang menjadikan gelaran ini semakin berkesan bagi Smamdela adalah dukungan penuh para guru. Guru tidak hanya mendampingi, salah satu guru bahkan ikut turun sebagai peserta. Lukman Arif, S.Pd.I, Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Smamdela, tampil di kategori umum. Dengan teknik barebow yang stabil, ia berhasil meraih Juara 1 Barebow 20 Meter Umum Putra, mengalahkan puluhan peserta dewasa lainnya. Aksi Lukman menjadi inspirasi tersendiri bagi siswa-siswi Smamdela. Banyak siswa bersorak ketika namanya disebut sebagai juara pertama. Beberapa siswa bahkan mendekat memberikan ucapan selamat, bangga melihat guru mereka naik ke podium bersama mereka. Prestasi yang Smamdela raih di Archery Competition Bupati Gresik Invitational 2025 ini membuktikan, sekolah tak hanya unggul dalam akademik. Tetapi juga dalam olahraga prestasi yang membutuhkan fokus, ketenangan, dan kedisiplinan tinggi. Semangat kompetitif yang sehat, dukungan sekolah yang kuat, serta kolaborasi bersama Cerme Archery Club membuktikan potensi siswa dapat berkembang optimal ketika sekolah memberi ruang berkarya. Pada akhirnya, gelaran panahan ini bukan hanya soal medali. Ini tentang keberanian mengasah bakat, konsistensi latihan, dan semangat untuk menjadi lebih baik. Smamdela pulang bukan hanya membawa deretan piala, tetapi juga rasa bangga karena guru dan siswanya telah mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten. Jurnalis Liset Ayuni Sumber : Tagar.co