OPEN RECRUITMENT GURU 🎓

Halo Sahabat SMA Muhammadiyah 8 Gresik! Apakah Anda pendidik yang berdedikasi dan kreatif? Kami memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari tenaga pendidik kami. Kami membuka lowongan untuk posisi: ✅ Guru Bahasa Inggris ✅ Guru Bahasa Indonesia Kualifikasi Utama: • Pria/Wanita beragama Islam (Bisa membaca Al-Qur’an). • Pendidikan minimal S1 sesuai bidang. • Usia maksimal 37 tahun. • Terbuka untuk Fresh Graduate maupun yang berpengalaman. Berkas yang perlu disiapkan: 1. Surat Lamaran 2. CV Lengkap 3. Foto terbaru 3×4 (1 lembar) 📍 Kirimkan berkas Anda ke: Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cerme Jl. Raya Morowudi No.01, Cerme, Gresik. Info lebih lanjut hubungi: 📞 0812-3098-2066 (WhatsApp) Ayo, jadilah bagian dari perubahan positif bagi masa depan peserta didik! ✨ #LokerGresik #LowonganKerjaGuru #LokerGuruGresik #SMAM8Gresik #Muhammadiyah #LokerJawaTimur #PendidikIndonesia
Test Pengumuman 3
SMA 8 Muhammadiyah Gresik Gandeng KPU Gresik Ajarkan Demokrasi Implementasi P5

SMAMDELAGRES | Dalam rangka penguatan projek profil pelajar Pancasila, SMA 8 Muhammadiyah Gresik bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik menggelar kegiatan Talk Show bertema pesta demokrasi, Rabu (11/10/2023). Sebagai rangkaian kegiatan menuju pemilihan Ketua IPM masa bakti 2023-2024 sekaligus pemilihan umum tahun 2024, pendidikan demokrasi diberikan untuk menunjang kesiapan siswa menjadi pemilih yang cerdas. Bincang demokrasi diikuti oleh seluruh siswa yang duduk di kelas XI, yakni sebanyak 123 siswa-siswi SMAMDELAGRES. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik, Abdullah Sidiq Notonegoro menyampaikan untuk menumbuhkan budaya demokrasi perlu diimplementasikan profil pemilih yang cerdas melalui para pemilih pemula. “Bagaimana perilaku demokrasi di kalangan pelajar? yakni tidak membeda-bedakan dalam berteman, tidak memaksakan pendapat, menerima hasil keputusan diskusi atau rapat di sekolah dengan lapang dada, mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi, serta aktif mengikuti kegiatan organisasi sekolah seperti IPM,” ungkapnya. Pemilih pemula atau para pelajar ini menjadi instrumen penting terwujudnya pemilu demokratis. “Untuk mewujudkan pemilu berkualitas, dibutuhkan generasi cerdas yang paham mengenai demokrasi,” terangnya. Sidiq menambahkan pelaksanaan pemilu dikatakan berjalan secara demokratis apabila setiap warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dapat menyalurkan pilihannya secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. “Untuk itu, para siswa harus memahami hak konstitusionalnya sebagai warga negara, menggunakan hak pilihnya, memahami dan mengkritisi visi, misi dan program kerja para kandidat dan parpol, serta anti-money politics (Politik Uang),” pungkasnya. (*)