Lepas Angkatan Ke-35, Kepala Smamdela Gresik Soroti Deretan Prestasi Siswa

SMAMDELAGRES — Kepala SMA Muhammadiyah 8 Gresik Emi Faizatul Afifah, M.S.i, dalam sambutannya pada Haflah Akhirissanah Ke-35 dan Tahfizul Quran Ke-4 SMA Muhammadiyah 8 (Smamdela) Cerme yang digelar di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Sabtu (17/5/2025), menyampaikan apresiasi mendalam terhadap capaian para siswa dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan. “Melalui berbagai program pengembangan, siswa didorong untuk mengasah potensi diri, menumbuhkan kreativitas, serta membangun karakter yang tangguh. Ini adalah langkah besar menuju pendidikan yang lebih merdeka, relevan, dan bermakna bagi masa depan generasi bangsa,” ujarnya. Tahun ini, kata dia, menjadi momen bersejarah karena sekolah berhasil meluluskan angkatan ke-35 yang menorehkan berbagai prestasi. Ratusan capaian telah diraih, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Sebanyak 31 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sementara 25 siswa lainnya masih berjuang melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). “Sebanyak 15 siswa sudah diterima di Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan Universitas Sains dan Teknologi An-Nur. Selain itu, 11 siswa dari kelas vokasi juga telah diterima bekerja di dunia industri,” ungkapnya dengan bangga. Ia juga mengapresiasi para guru atas dedikasi dan kerja keras, serta peran orang tua yang terus mendampingi putra-putrinya dalam proses belajar. “Kami merasa bangga dan berharap keberhasilan ini menjadi awal dari langkah-langkah besar menuju masa depan yang lebih baik,” ucapnya. Dalam momen yang sarat haru tersebut, ia menyerahkan kembali para lulusan kepada orang tua masing-masing. “Dengan penuh rasa bangga dan haru, kami menyerahkan kembali putra-putri terbaik yang telah kami bina dengan spiritualitas, ilmu, nilai, dan keterampilan,” tuturnya. Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan dalam proses pendidikan selama ini. “Pastinya tak ada gading yang tak retak. Kami mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kekurangan dalam pelayanan pendidikan,” tambahnya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Rektor UMG, Prof. Dr. Khoirul Anwar, M.Pd., atas fasilitas dan dukungan yang diberikan sehingga acara dapat terlaksana dengan lancar. Ia menegaskan bahwa SMA Muhammadiyah 8 Gresik terus mendorong para siswanya untuk melanjutkan pendidikan ke UMG, termasuk melalui jalur KIP-Kuliah. “Sejak 2022, sebanyak 17 siswa diterima di UMG lewat jalur KIP, dan pada 2023 sebanyak 18 siswa,” jelasnya. Sebagai penutup, ia mengapresiasi panitia pelaksana dari siswa kelas X dan XI yang terlibat dalam menyukseskan acara Haflah Akhirissanah ke-35. “Terima kasih atas semangat dan kerja keras kalian semua. Dan kepada para lulusan, teruslah melangkah dengan semangat, integritas, dan keyakinan,” ujarnya. Sumber: Tagar.co

Sungkeman, Adegan Penuh Haru di Haflah Akhirissanah Smamdela

SMAMDELAGRES — Suasana haru menyelimuti Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Sabtu pagi, 17 Mei 2025. Ratusan siswa-siswi SMA Muhammadiyah 8 (Smamdela) Cerme, Gresik, bersama orang tua mereka larut dalam momen menggetarkan jiwa: sungkeman sebagai penutup Haflah Akhirissanah Ke-35 dan Tahfizul Quran Ke-4. Sejak pukul 07.00 WIB, hall yang megah itu telah dipadati para hadirin yang datang dengan satu tujuan: merayakan kelulusan dan mengekspresikan rasa syukur atas berakhirnya masa studi tiga tahun di Smamdela. Acara pun dibuka dengan berbagai penampilan formal dan hiburan dari guru maupun siswa. Salah satu penampilan yang menyentuh adalah persembahan dua guru Smamdela, Yuyun Minarti, S.E., dan Dra. Sri Wahyuni. Keduanya tampil membawakan lagu Saat Kau Telah Mengerti dari Virgoun, diselingi puisi sarat pesan kasih sayang untuk para siswa yang akan melangkah ke fase hidup berikutnya. Suasana menjadi makin emosional saat dua siswi kelas XII, Daffa Yusria dan Kirana Yuli Asmara, menyanyikan lagu Kaulah Ibuku dari Haddad Alwi. Suara lembut mereka mengalun di ruang hall, mengaduk perasaan para hadirin. Daffa sempat tak kuasa menahan tangis di tengah lagu, sebelum Kirana dengan sigap menggantikan melantunkan bait-bait berikutnya. Puncak haru terjadi saat prosesi sungkeman dimulai. Tanpa aba-aba, ratusan siswa-siswi spontan menghampiri orang tua mereka, lalu bersimpuh dan memeluk erat—sebuah simbol pengakuan, rasa terima kasih, dan restu. Tangis pecah di mana-mana. Suasana pun berubah menjadi dramatis dan menyentuh kalbu. “Terharu, bersyukur sudah bisa melewati masa sekolah di Smamdela,” ucap Siti Zulayka Assyfaila Suryantika, salah satu lulusan, dengan mata berkaca-kaca. Ibunya, Zena Kartika Sari, tak kalah haru. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Smamdela yang telah mendampingi tumbuh kembang anaknya selama tiga tahun terakhir. “Saya suka karena berbagai kegiatan ekstrakurikuler di Smamdela membantu Aila menjadi anak yang percaya diri dan lebih terbuka, tidak lagi pemalu seperti dulu,” ujarnya. “Dan yang paling penting, dia kini tidak lagi menunggu disuruh untuk salat,” tambahnya bangga. Momen sungkeman di Haflah Akhirissanah bukan sekadar seremoni. Ia adalah perayaan cinta, refleksi didikan, dan ikrar diam-diam tentang perjalanan baru yang akan dimulai. Sumber: Tagar.co

Makin Canggih! Siswa SMAM 8 Gresik Jalani PAS Berbasis Smartphone

SMAMDELAGRES | Ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) semester ganjil di SMA Muhammadiyah 8 Gresik mulai dilaksanakan. Pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung pada tanggal 29 November hingga 12 Desember 2023 melalui mode berbasis smartphone. SMAM 8 Gresik mengadaptasi teknologi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan dengan menyelenggarakan ujian menggunakan telepon genggam yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik, sambil memanfaatkan jaringan paket internet. Sebelum memasuki ruang ujian, para siswa diwajibkan terlebih dahulu menggunakan aplikasi khusus yang ditentukan oleh sekolah bernama Exam Browser, setiap siswa diberikan user name dan password yang berbeda untuk mendapatkan soal ujian. Sementara soal ujian telah disusun oleh guru dalam bentuk link. Waka Kurikulum SMAMDELAGRES, Yuyun Minarti mengatakan ujian PAS berbasis smartphone dimulai sejak tahun 2020 dengan alasan agar tidak tertinggal dengan sekolah lain. Untuk mengikuti perkembangan teknologi, siswa dibiasakan menggunakan gawai supaya lebih efisien dan efektif. “PAS berbasis smartphone kita mulai sejak pandemi covid dan berlangsung selama kurang lebih 3 tahun. Selain memudahkan siswa, hal tersebut juga sangat meringankan guru, ” ungkapnya, Jum’at (1/12/2023). Hadirnya PAS berbasis smartphone membuat siswa yang terkendala mengikuti ujian secara langsung tidak terbebani. Para siswa bisa mengakses soal meski tidak hadir di dalam ruangan kelas dengan alasan tertentu, seperti : sakit, turnamen, dan lainnya. “Sementara bagi guru, ia tidak perlu menghitung nilai siswa, mengoreksi jawaban, dan mencatat satu persatu nilai siswa secara manual. Hasil ujian bisa langsung didapatkan dengan mudah dan cepat,” tuturnya. Yuyun bahkan sudah membuat skema ujian yang matang, aplikasi tersebut tidak bisa keluar masuk seenaknya. Serta diberikan satu pengawas dalam setiap sesi untuk mengetahui siapa siswa yang sudah melakukan submit dan yang belum. Dalam satu sesi ujian, peserta didik diberikan waktu sebanyak 75-90 menit untuk mengerjakan soal. “Selain mencegah kecurangan juga membuat proses belajar mengajar lebih mudah. Mereka dilatih numerasi dan literasi dalam bentuk pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, serta jawaban singkat,” terangnya. Dibandingkan menggunakan paper, hasil nilai ujian bisa langsung diinput dan diumumkan selesai ujian berlangsung pada hari itu juga. Bagi siswa yang mendapatkan nilai merah atau rendah bisa melakukan remidial dalam bentuk penugasan di rumah. “Nanti kalo misalnya masih tetap merah akan dilakukan pendampingan, kami juga akan melakukan evaluasi apakah soalnya ini terlalu sulit dengan tingkat kemampuan siswak kami, atau siswa mengalami gangguan slow learner. Bahkan, kami menyediakan program khusus bernama additional class untuk siswa yang nilainya rendah, serta siswa yang tidak masuk kelas. Kita tidak akan lepas tangan dalam perkembangan intelektual siswa,”pungkasnya.(*)

Kelas Riset SMA 8 Muhammadiyah Gresik Jalin MoU dengan UNAIR

SMAMDELAGRES | SMA 8 Muhammadiyah Gresik menjalin kerja sama MoU (Memorandum of Understanding) dengan Universitas Airlangga (UNAIR) dalam Pengembangan riset dan penelitian. Kerja sama yang sudah dijalin dalam beberapa tahun ini bertujuan untuk mengembangkan bidang riset di SMAMDELAGRES, sesuai visinya menjadi sekolah unggul dengan metode Project Based Learning yang berorientasi pada kemampuan kolaboratif. Koordinator kelas riset, Diana Ekowati menyampaikan cakupan program ini meliputi pertama pembinaan dan pengembangan penelitian, kedua kerjasama dalam hal penerimaan peserta didik baru, ketiga penggunaan laboratorium Unair, serta pembinaan mahasiswa menjadi profesional, berpengetahuan luas, dan mahir dalam bidangnya. “UNAIR memiliki program kampus merdeka, dengan mengkonversi perkuliahan dalam bentuk magang. Jadi selama 4 bulan, mereka bertugas menjadi asisten mengajar dan membantu para siswa untuk penelitian-penelitian sains,” ungkapnya, Kamis (12/10/2023). Sementara dalam bidang sarana prasarana, Laboratorium milik SMAMDELAGRES belum menyediakan alat canggih yang mendukung progresifitas tim riset. “Karena alatnya masih terbatas, jadi bisa mengerjakan penelitian disana. Tapi yang kami jalankan masih penelitian sederhana, yang mudah, murah, dan aman dilakukan,” terangnya. Selain itu, juga dilakukan pengembangan sektor kewirausahan dengan membantu ijin PIRT, sertifikat halal, brand merk, dan kandungan sabun handmade. “Produk yang sudah dipasarkan yakni : handsanitizer, parfum, sabun batangan berbahan alami, minyak zaitun,” jelasnya. Tidak hanya mendorong siswa pandai menyusun karya tulis dan membuat produk, tapi juga memfasilitasi siswa untuk mampu berkomunikasi dengan lancar dan benar dengan cara mempresentasikan apa yang telah mereka susun dalam sebuah karya tulis, baik itu karya tulis berupa produk ataupun pengamatan. “Kita buat struktural agar mereka memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta menjalankan suara demokrasi. Arrinya setiap kegiatan yang dilakukan bersama adalah hasil rembug bersama,” terangnya. Kegiatan setiap 1 minggu sekali telah mememangkan beberapa Olimpiade, diantaranya : Juara 2 Festival Faqih Usman tahun 2022, dan tahun 2021. Saat ini, jumlah tim riset SMAMDELAGRES bahkan telah mencapai 49 siswa. Mulai dari kelas X, XI, hingga XII, estafet kepemimpinan tim riset berada di tangan kelas XI. (*)

Siswa SMA 8 Gresik Raih Penghargaan Best Journalist PGFC 2023

SMAMDELAGRES | Siswa SMA 8 Gresik terus menorehkan prestasi membanggakan, setelah mendapatkan banyak prestasi gemilang kali ini SMAMDELAGRES meraih penghargaan dari turnamen Futsal PGFC tahun 2023. Meski tim futsal siswa gagal di 16 besar, namun Siswa SMA 8 Gresik berhasil meraih predikat Best Journalist Competition. Turnamen tersebut tidak hanya mempertandingkan turnamen futsal saja, namun juga menyajikan kompetisi host, live report, bes suporter dan beberapa pertandingan lain. Best Journalist PGFC diraih oleh Fajar Izzul Muslimin (XI Soshum 1), Septian Candra (XI Saintek 1), dan Stevinandita Pratama (XII IPA 1). Mereka berhasil mengalahkan tim lain dalam adu live report. Bak reporter sungguhan, para tim SMAMDELAGRES menyajikan reportase paling epik. Salah satu pemenang, Fajar Izzul Musliminmenceritak pengalaman yang mereka alami selama live report. Tim jurnalis SMAMDELAGRES melakukan pembagian job, mulai dari kameramen + editor serta reporter. “Saya bertugas sebagai reporter untuk journalis competition kali ini. Dalam prosesnya sendiri tim jurnalis melakukan reportase selama pembukaan dan juga setiap tim futsal sekolahnya bertanding,” terangnya. Journalist Competition merupakan kompetisi yang menuntut pesertanya melakukan liputan pada saat turnamen berlangsung. Tim SMA 8 Gresik sendiri saat itu melakukan 4x reportase, sebanyak 3 kali di babak penyisihan dan 1 kali di babak 16 besar. “Berhubung tim futsal SMAMDELAGRES harus gugur di babak 16 besar maka tim jurnalis pun juga berhenti melakukan reportase di babak 16 besar,” ungkapnya. Disisi lain, tim jurnalis siswa tersebut tidak hanya melakukan take video reportase saja. Melainkan juga foto selama pertandingan dan video vlog di setiap jadwal pertandingan. “Kami bahkan berinisiatif untuk melakukan publikasi melalui QR Code google drive yang berisikan foto dokumentasi selama pertandingan. Jadi lebih efektif, mudah, dan efisien,” pungkasnya. (*)

UNESA dan SMAMDELAGRES Jalin Kerja Sama, 15 Mahasiswa PLP Diterjunkan Selama 4 Bulan

SMAMDELAGRES | Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bekerja sama dengan SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELAGRES) dalam rangka mengimplementasi tridarma perguruan tinggi, melalui program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Sebanyak 15 mahasiswa diterjunkan menjadi tenaga pendidik, baik latihan mengajar maupun tugas kependidikan lainnya secara terbimbing dan terpadu sebagai persyaratan profesi keguruan. Kegiatan PLP dilakukan selama kurun waktu 4 bulan, mulai dari tanggal 7 Agustus hingga 30 November 2023. Salah satu Mahasiswa PLP UNESA, Dilla Salbila, menyampaikan untuk mempersiapkan calon pengemban tugas menjadi profesional dalam bidang yang ditekuninya nanti, sebanyak 15 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa laki-laki dan 13 mahasiswa dikirim untuk menerapkan ilmunya di SMAMDELAGRES. “Ada beberapa mata pelajaran yang kita ampu, diantaranya : pendidikan tata rias, pendidikan bahasa mandarin, pendidikan tata boga, serta pendidikan luar biasa. Kebetulan saya mengemban amanah di bidang tata rias,” ungkapnya, Minggu (8/10/2023). Para mahasiswa akan menjalankan tugas sesuai bidangnya masing-masing, mereka masuk selama 5 hari kerja secara rolling (perputaran jadwal). Setidaknya, ada 2-3 orang yang dijadwalkan melakukan kegiatan belajar mengajar setiap harinya. 15 mahasiswa tersebut diantaranya : dari Prodi S1 Pendidikan Tata Rias yakni Dilla Salbila, Aisah Dian Kumala, Adinda Yulia Sari, dan Teresia Oktavianis. Lalu, Prodi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin yaitu Moch Yayan Siswantoro, Siti Mar’ Ah’ Tin, Bella Artika Lailatus Sifa’, Putri Gita Armadani, dan Qonita Lukiaffa Azmi. Kemudian Prodi S1 Pendidikan Tata Boga yaitu Melisa Setiawati, Tasha Ramadhani, Nurul Diniyah, dan Diva Dwi Marsanda. Terakhir, Prodi S1 Pendidikan Luar Biasa yaitu Fathan Ammar Wicaksono, dan Heavenita Azzahro. “Melalui kegiatan PLP, kami bisa mengenal lingkungan sekolah secara utuh, dan mengimplementasikan kemampuan masing-masing,” terangnya. SMA Muhammadiyah 8 Cerme adalah salah satu sekolah yang memiliki program double track, bekerja sama dengan Intitut Teknologi Sepuluh Nopember dan Dinas pendidikan propinsi Jawa Timur. Dengan adanya mahasiswa jurusan tataboga dan tata rias mampu memberikan wawasan baru bagi siswa dalam mengasah keterampilan memasak dan merias. Sementara Mahasiswa PLP lainnya, Moch Yayan Siswantoro mengungkapkan sedikit pengalamannya mengajar bahasa mandarin di sekolah tersebut. “Tentunya ini menjadi pengalaman yang baru, sebab tidak mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar, dan membuat siswa tertarik dengan bahasa Mandarin,” terangnya. Adanya mandarin dan PLB bertujuan untuk menambah wawasan baru bagi sekolah agar mampu menguasai bahasa asing. Diketahui, SMAMDELAGRES sering melakukan zoom meet dengan negara-negara luar. Sementara kegiatan mahasiswa jurusan PLB adalah mendampingi siswa yang memerlukan penanganan khusus sebab terindikasi slow learner. Kepala Sekolah SMAMDELAGRES, Emi Faizatul Afifah mengaku sangat senang dengan adanya kerjasama penempatan mahasiswa UNESA dari berbagai jurusan. Seperti kegiatan belajar mengajar bahasa Mandarin siswa secara tidak langsung dapat mengenalkan budaya negeri Cina melalui tulisan dan bahasanya. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa PLP di SMAM 8 atas tenaga, waktu dan pikirannya dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk membantu tugas guru dalam membimbing siswa,” ungkapnya. (*)

Tutup Kegiatan LDKS, Siswa SMAMDELAGRES Unjuk Bakat di Malam Inagurasi

SMAMDELAGRES | Setelah mengikuti banyak kegiatan selama 3 hari, kini saatnya para peserta LDKS dari SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELAGRES) mengikuti malam inagurasi. Malam inagurasi merupakan malam terakhir kegiatan LDKS di Pacet, Mojokerto, kemudian ditutup pada keeesokan harinya. Pada kesempatan ini, para peserta dipersilahkan melakukan unjuk kebolehan dengan menampilkan berbagai bakat. Mulai dari drama musikal, breakdance, menyanyi dan puisi. Ketua Panitia LDKS, Zidan Nur Fatah mengatakan sebagai puncak kegiatan LDKS, malam inagurasi menjadi momen paling seru dengan menghadirkan berbagai aksi kocak yang memicu gelak tawa penonton. “Kegiatan yang paling ditunggu-tunggu peserta adalah malam inagurasi, dimana para peserta mendapatkan game berkelompok untuk melihat kekompakan team,” tuturnya, Senin (9/10/2023). Kreatifitas siswa diasah untuk menghasilkan ide-ide pentas seni yang epik, Ada yang memperagakan drama kolosal tentang kisah-kisah nabi hingga kisah populer anak-anak. “Malam inagurasi menandakan berakhirnya acara LDKS di SMA Muhammadiyah 8 Gresik, kegiatan tersebut ditutup dengan pemberian hadiah kepada juara lomba vlog terbaik,” terangnya. Waka Kesiswaan SMAMDELAGRES, Lukman Arif mengatakan dengan berakhirnya rangkaian kegiatan hari ini, diharapkan bisa mencetak pribadi siswa yang berkarakter. “Semoga bisa melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, kuat, kreatif dan adaptif sebagai calon pemimpin masa depan,” tutupnya. (*)

Tumbuhkan Rasa Empati, Program LDKS SMA 8 Gresik Lakukan Pemberdayaan Masyarakat

SMAMDELAGRES | Tidak hanya menjadi pemimpin yang cerdas, para siswa SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELAGRES) juga diajarkan memiliki jiwa sosial yang tinggi dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada tanggal 5-7 Oktober di Pacet, Mojokerto. Rasa empati siswa ditanamkan dalam program Pengabdian Masyarakat, sebanyak 65 siswa dibagi menjadi 4 kelompok untuk membantu masyarakat di Dusun Sembung, Pacet, Mojokerto. Ketua Panitia LDKS, Zidan Nur Fatah menyampaikan dalam program pengabdian masyarakat, siswa akan diberikan beberapa tugas untuk dijalankan. Seperti membantu masyarakat berjualan, menjadi tenaga pengajar, bersih-bersih Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan sarana ibadah. “Pada hari kedua, siswa akan menjalankan tugasnya saat hidup di tengah masyarakat. Mulai dari membantu pada sektor pertanian untuk mencangkul, memberikan pupuk, dan memanen buah, siapapun yang membutuhkan bantuan wajib dibantu,” terangnya, Senin (9/10/2023). Melalui program ini dapat mendorong siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan di sekitarnya. “Mereka akan tangguh, aktif, dan memiliki hati sosial yang tinggi,” tuturnya. Sementara itu, Waka Kesiswaan SMAMDELAGRES, Lukman Arif menjelaskan LDKS tidak hanya memberikan materi secara teori saja, praktek pengabdian masyarakat dilaksanakan di masjid, TPQ, PAUD dan perkebunan milik warga Dusun Sembung, Pacet, Mojokerto. “Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat, begitu juga pemerintah desa, tokoh masyarakat serta warga dusun Sembung menyambut baik kegiatan ini. Semoga bisa menebar manfaat untuk semua,” pungkasnya. (*)

Melihat Survival Life Siswa SMAMDELAGRES Saat LDKS, Hidup Tanpa Uang dan Tanpa HP

SMAMDELAGRES | SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELAGRES) menguji daya dan mental siswa untuk tetap bertahan hidup dengan berbagai keterbatasan dan kekurangan yang diberikan saat program LDKS berlangsung. Gambaran kemampuan survival and safety skills siswa diketahui melalui materi Nesting, dimana para siswa tidak boleh memegang gadget dan uang saku selama kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada tanggal 5-7 Oktober di Pacet, Mojokerto. Ketua Panitia LDKS, Zidan Nur Fatah menyampaikan selama 3 hari mereka akan mempraktekkan materi Nesting yakni memasak makanan menggunakan api unggun, yang bisa disebut survival di tengah alam. “Dari 65 peserta akan dibagi menjadi 5-6 orang perkelompok, mereka tidak diperbolehkan membawa uang, menyentuh gadget masing-masing, dan akan merasakan ekonomi yang setara,” ungkapnya, Jum’at (6/10/2023). Para siswa hanya dibekali 1 HP perkelompok untuk berkomunikasi, serta menjelang jadwal makan disiapkan 1 cup beras, 2 butir telor, dan 2 bungkus mie instant. “Mekanisme sekaligus praktik Nesting ini ada 3 kali, para peserta terpaksa mau nggak mau harus makan itu. Ini untuk membentuk pribadi pemimpin yang tangguh,” terangnya. Sementara itu, Waka Kesiswaan SMAMDELAGRES, Lukman Arif menyampaikan survival skill tersebut sangat penting untuk melatih keterampilam motorik anak, disamping keterampilan sosial, bermain dan keterampilan sekolah. “Diberikannya materi Nesting atau life skills ini agar peserta didik dapat bekerja, berusaha sendiri dan dapat bertahan (survive) hidup. Kebutuhan manusia untuk makan dimulai dengan basic skill mengolah makananan atau memasak, memasak adalah keterampilan bertahan hidup yang perlu dimiliki setiap orang terlepas dari gendernya,”tuturnya. (*)

Hari Pertama LDKS, Siswa SMAMDELAGRES Long March Sejauh 25 KM

SMAMDELAGRES | Hari pertama pembukaan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMA Muhammadiyah 8 Gresik (SMAMDELAGRES) di Pacet, Mojokerto berjalan cukup seru. Sebanyak 65 siswa beserta para guru menjejakkan langkah sejauh 25 km untuk sampai di titik lokasi acara. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia LDKS, Zidan Nur Fatah. Para siswa nampak antusias berjalan kaki di samping trotoar sambil menenteng bawaan masing-masing. Pemandangan asri Kota Mojokerto dengan gratis mereka saksikan hingga lupa dengan rasa lelah. “Para peserta hari ini melakukan Long March dari SDN claket hingga menuju Villa Devista Dusun Sembung, Pacet, Mojokerto. Mereka berjalan sejauh kurang lebih 25 km untuk sampai di titik lokasi,” ungkapnya, Kamis (5/10/2023). Kegiatan intra kurikuler sebagai ajang perekrutan IPM OSIS tersebut dilaksanakan selama 3 hari. Materi yang diajarkan diantaranya : problem solving, adab, nesting, dan praktik pengabdian maayarakat sesuai tema yang diusung yakni membentuk pemimpin yang berkarakter dan mampu bersaing di era 4.0. “Jadi 3 hari ini mereka tidak akan berleha-leha, tapi ditempa karakternya untuk menjadi seorang pemimpin dengan terjun langsung ke masyarakat,” jelasnya. Ia juga menambahkan, bahwasannya kegiatan ini bersinergi dengan masyarakat dan seluruh organisasi di SMAMDELAGRES. “Ada pembagian tupoksi, Gempa bertugas sebagai nesting dan p3k, ekstra Tata Boga bertugas sebagai konsumsi, De Cafe bertugas sebagai dokumentasi, dan Brigpasema pasus bertugas sebagai kedisiplinan dan apel pbb,” pungkasnya. Sementara itu, Waka Kesiswaan SMAMDELAGRES, Lukman Arif menyampaikan LDS menjadi salah satu upaya sekolah untuk membentuk pribadi siswa yang berkarakter. “Berkarakter yang dimaksud tidak hanya cerdas, melainkan tangguh, kuat, dan adaptif sebagai calon pemimpin masa depan,”tuturnya. (*)

Bantuan

Pengaduan Layanan

Contact

smamuh8gresik@gmail.com

0812-3098-2066

(031) 7990357

© 2025 Copyright SMA MUHAMMADIYAH 8 GRESIK